Pangeran Senior Saudi Ditangkapi dan Spekulasi Raja Salman Meninggal
- SAUDI KINGDOM COUNCIL
Pangeran Mohammad bin Salman (MBS) telah menyingkirkan lawan-lawannya dengan berbagai cara dalam usahanya menjadi raja. Namun ia tetap mendapat pujian atas gebrakannya memberikan hak perempuan partisipasi yang lebih di masyarakat dan upaya memberikan kebebasan berpendapat bagi mereka. MBS juga memulai agar Saudi tak menggantungkan ekonomi negaranya hanya pada minyak mentah.
Namun pembunuhan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi pada 2018 silam masih menjadi isu yang potensial untuk disinggung para oposisi putra mahkota. Mereka mengatakan bahwa putra mahkota tidak cocok menjadi pemimpin.
Menurut aturan, Dewan Aliansi harus dipimpin oleh putra tertua pendiri kerajaan, tidak termasuk putra mahkota atau pun raja dan terdiri dari 28 anggota. Namun, belum dapat dipastikan apakah Pangeran Ahmed dapat mengisi peran ketua dewan tersebut.
Kedua pangeran senior itu diyakini ditahan di vila-vila di Riyadh. Pangeran Ahmed yang baru pulang dari pengasingan di London setelah pembunuhan Khashoggi diketahui telah menelepon keluarganya untuk mengirimkan jubah seremonial kepadanya. Jubah tersebut merupakan suatu syarat untuk bertemu pangeran lainnya atau saat tampil dalam hajatan formal di hadapan publik.
Laporan: Dion Yudhantama
