Mayoritas Orang Yahudi Israel Dukung Pencaplokan Wilayah Palestina

Ilustrasi Pemukiman Israel, Givat Zeev, di dekat kota Ramallah, Palestina, di Tepi Barat.
Sumber :
  • Arab News

VoxPop – Sebuah survei menyatakan sebanyak 52 persen orang Yahudi Israel mendukung langkah pemerintah melakukan pencaplokan sebagian wilayah Palestina di Tepi Barat.

img_title Band Inggris Ini Dicekal Masuk Lagi ke Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina

Survei ini dilakukan Institut Demokrasi Israel untuk mengetahui seberapa jauh pendapat warganya terkait aneksasi di Tepi Barat.

Menurut laporan Middle East Monitor, Israel melakukan aneksasi ini sebagai bentuk perjanjian koalisi yang ditandatangani oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Pemimpin Partai Biru-Putih, Benny Gantz, ketika mereka membentuk pemerintahan baru.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Baca Juga: Rusia 'Sentil' AS, Sebut Tuduhan Trump Terhadap China Tak Mendasar

Selain itu, dijelaskan dalam hasil survei, terungkap bahwa 71 persen orang Yahudi yang masuk dalam koalisi pemerintahan baru mendukung pencaplokan wilayah Palestina. Sedangkan, jumlah yang netral hanya sekitar 31 persen, dan yang menolak cuma 8 persen.

img_title Marak Dugaan Berbagai Kepentingan Zionisme Masuk RI, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan

Terkait hak-hak warga Palestina yang tinggal di wilayah yang dicaplok, 37 persen dari responden mengatakan bahwa status mereka tidak boleh diubah. 

Sementara itu, 24 persen lainnya mendukung untuk memberikan warga di Tepi Barat tempat tinggal permanen, dan hanya 20 persen yang mendukung mereka untuk mendapatkan kewarganegaraan Israel.

bendera Palestina

Massive Attack Ungkap Kronologi Usai Ditahan di Singapura karena Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser

Band asal Inggris, Massive Attack angkat bicara terkait dengan insiden penahanan anggota bandnya pasca mengibatkan bendera Palestina saat konser mereka di Singapura

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut