Duterte Murka, Ancam Bunuh Semua Pasien COVID-19 di Filipina

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Wisnu Widiantoro

VoxPop – Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali memberlakukan penguncian wilayah di Ibu Kota Manila selama dua minggu per hari ini, Selasa, 4 Agustus 2020. Sebab, negara itu kembali mengalami lonjakan kasus COVID-19 hingga lebih dari 100 ribu kasus.

img_title Hasil Filipina Vs Myanmar di Piala AFF 2026: Tim Singa Asia Menang Telak 4-1

Duterte menyetujui penguncian Metro Manila dan provinsi terdekat seperti Laguna, Cavite, Rizal dan Bulacan di bawah 'Modified Enhanced Community Quarantine' atau MECQ sampai 18 Agustus.

Penguncian ini akan memengaruhi 25 juta warga atau hampir seperempat dari lebih dari 100 juta penduduk Filipina. Beberapa kegiatan bisnis dan angkutan umum juga akan ditutup di ibu kota. Belum diketahui apakah penerbangan domestik akan terpengaruh.

img_title Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Filipina Vs Myanmar di Piala AFF 2026

Keputusan ini diambil setelah 80 kelompok lokal yang mewakili 80 ribu dokter dan satu juta perawat menyerukan kontrol yang lebih ketat, karena negara itu mulai kelelahan melawan virus corona.

"Saya telah mendengar Anda. Jangan kehilangan harapan. Kami sadar Anda lelah," kata Duterte, dilansir Al Jazeera, Selasa, 4 Agustus 2020.

img_title Prediksi Filipina Vs Myanmar di Piala AFF 2026, Rekor Pertemuan Berpihak ke The Azkals

Duterte juga menyetujui usulan mempekerjakan 10 ribu tambahan profesional medis untuk menambah tenaga kerja saat ini dan memberikan manfaat tambahan bagi petugas kesehatan yang merawat pasien COVID-19.

Namun kemarin, Duterte juga mencerca para dokter yang mengungkapkan kekhawatiran tentang situasi sistem kesehatan negara itu, dan menantang mereka untuk mendeklarasikan sebuah revolusi.

"Kamu benar-benar tidak mengenal saya. Anda ingin revolusi? Kalau begitu katakan. Silakan, coba saja. Kami akan menghancurkan segalanya. Kami akan membunuh semua orang yang terinfeksi COVID-19," kata Duterte dengan nada marah.

"Itukah yang Anda inginkan? Kita selalu dapat mengakhiri keberadaan kita dengan cara ini," imbuhnya.

Tidak jelas bagaimana Duterte mengangkat masalah revolusi, karena pernyataan dari para dokter tidak menyebutkan tentang bangkit melawan pemerintah. (ase)

Timnas Malaysia

Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Thailand Vs Malaysia, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia di Semifinal

Thailand dan Malaysia akan bersua dalam laga lanjutan Piala AFF 2026 pada Sabtu (1/8/2026) ini. Hasil dalam pertandingan ini bisa menentukan calon lawan Timnas Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut