AS Curigai China Ciptakan Militer Super Berkekuatan Bioteknologi

Ilustrasi tentara China
Sumber :
  • Shanghaiist

VoxPop – Pemerintah China dituduh tengah melakukan uji coba pada pasukan militer negaranya agar memiliki kekuatan super dengan melakukan pengembangan secara biologis.

img_title Bukan Iran, Trump Tegaskan Cuma AS yang Pungut Biaya di Selat Hormuz

Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS) John Ratcliffe membuat klaim tersebut dalam sebuah editorial surat kabar. Dia menyebut China merupakan ancaman terbesar bagi Amerika saat ini.

Dalam editorial WSJ, Ratcliffe menyebut sebelumnya upaya intelijen AS berfokus pada anti-terorisme dan Rusia. Namun belakangan ini AS mengalihkan sumber daya mereka untuk berfokus pada China.

img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

"Kecerdasannya jelas. Beijing bermaksud mendominasi AS dan seluruh dunia secara ekonomi, militer dan teknologi. Banyak inisiatif publik China dan perusahaan terkemuka hanya kamuflase dari aktivitas Partai Komunis China," tulis Ratcliffe, seperti diberitakan The Sun.

Dia menyebut intelijen AS menemukan China melakukan pengujian manusia pada Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Hal itu dilakukan dengan harapan negara itu mengembangkan tentara dengan kemampuan yang bisa ditingkatkan secara biologis. Namun ia tak memberikan rincian lebih lanjut mengenai informasi tersebut.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Beberapa waktu lalu akademisi pernah mengangkat mengenai ambisi China menggunakan modifikasi genetik, untuk meningkatkan kinerja tentara mereka di medan perang. Tahun lalu sebuah makalah penelitian menguraikan rencana China menerapkan bioteknologi untuk meningkatkan kapasitas militernya.

"Sementara potensi pemanfaatan [pengeditan gen] untuk meningkatkan kemampuan manusia di medan perang masa depan tetap hanya merupakan kemungkinan hipotetis saat ini, ada indikasi bahwa peneliti militer China mulai mengeksplorasi potensinya," tulis makalah tersebut.

Surat kabar itu juga mengutip seorang jenderal China yang berbicara pada 2017 lalu, yang mengatakan bahwa bioteknologi modern akan memiliki pengaruh revolusioner pada senjata dan peralatan, ruang tempur, bentuk peperangan serta teori militer.

sorot - bendera amerika serikat

AS Akan Tutup 5 Kantor Konsulatnya, Ada di Indonesia dan Jepang

Amerika Serikat (AS)  berencana menutup kantor konsulatnya di Medan, Indonesia, bersamaan dengan misi diplomatiknya di empat negara lain. Total ada 5 kantor konsulat.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut