PM Wanita Pertama Swedia Mundur Hanya Beberapa Jam Usai Dilantik

Perdana menteri Swedia, Magdalena Andersson.
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Perdana menteri wanita pertama Swedia telah mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah dia dilantik. Magdalena Andersson, diumumkan sebagai pemimpin Pemerintahan Swedia pada Rabu 24 November 2021.

img_title Andy Burnham Resmi Jadi PM Inggris Gantikan Keir Starmer

Namun dia mengundurkan diri setelah pengajuan proposal anggaran belanjanya tidak mendapat persetujuan parlemen, dan mitra koalisinya mundur dari pemerintah.

Sebaliknya, parlemen memilih proposal anggaran yang disusun oleh oposisi yang mencakup sayap kanan anti-imigran.

img_title Andy Burnham Segera Jadi PM Inggris, Dilantik Pekan Depan

"Saya telah mengatakan kepada ketua parlemen bahwa saya ingin mengundurkan diri," kata Andersson kepada wartawan dilansir BBC, Kamis 25 November 2021.

Mitra koalisinya, Partai Hijau mengatakan tidak dapat menerima anggaran yang "dirancang dengan sayap kanan". Andersson mengatakan bahwa dia berniat mencoba kembali menjadi perdana menteri sebagai pemimpin pemerintahan partai tunggal.

img_title PM Malaysia Akan Usir Warga Israel yang Masuk Wilayahnya

"Ada praktik konstitusional bahwa pemerintah koalisi harus mengundurkan diri ketika satu partai mundur. Saya tidak ingin memimpin pemerintahan yang legitimasinya dipertanyakan," kata politisi Sosial Demokrat itu.

Ketua parlemen mengatakan dia akan menghubungi para pemimpin partai untuk langkah selanjutnya.

Andersson terpilih sebagai perdana menteri hari Rabu karena mendapat suara mayoritas anggota parlemen. Wanita berusia 54 tahun itu memulai karir politiknya pada tahun 1996 sebagai penasihat politik untuk Perdana Menteri Goran Persson. Dia telah menghabiskan tujuh tahun terakhir sebagai Menteri Keuangan Swedia.

Sebelum anggota parlemen mendukung Magdalena Andersson, Swedia adalah satu-satunya negara bagian Nordik yang tidak pernah memiliki seorang wanita sebagai perdana menteri.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim

Larangan Warga Israel Injakan Kaki di Malaysia Dikritik Kongres AS, Anwar Ibrahim Cuek

Sejumlah anggota Kongres AS menilai kebijakan Malaysia melarang warga Israel masuk negara itu bertentangan dengan hukum internasional dan tak hormati hak-hak bangsa lain.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut