Krisis Ukraina Memanas, 5 Hal Ini Bikin Vladimir Putin Marah Besar

Presiden Rusia, Vladimir Putin
Sumber :
  • Washington Times

Hal yang diinginkan Rusia dari NATO

img_title Trump Ancam Sanksi Negara-negara NATO yang Tolak Bantu AS Perangi Iran

Selain Rusia tidak menginginkan Ukraina untuk tergabung dalam anggota NATO, Rusia juga menginginkan agar NATO kembali ke perbatasannya di era sebelum 1997. Aktivitas militer NATO di Eropa Timur ingin diekspansi ke timur oleh Rusia dan mengakhirinya. Hal itu menandakan akan dilakukan penarikan terhadap unit-unit pertahanan dari Polandia dan republik-republik Baltik di Estonia, Latvia dan Lithuania. 

Misil juga tidak diperbolehkan untuk ditembakkan dari negara Polandia dan Rumania. Senjata nuklir juga diusulkan oleh Rusia dalam pakta perjanjian dengan AS untuk dilarang ditembakkan di luar wilayah nasionalnya.

img_title Trump Ingin AS Keluar dari NATO: Mereka Macan Kertas!

Rusia tidak mengancam Ukraina

Tuduhan terhadap Rusia yang akan melakukan invasi kepada Ukraina ditampik oleh Rusia. Namun jika berdasarkan catatan sejarah, teritori Ukraina memang sudah pernah dikuasai oleh negara ini. Saat ini Rusia telah memiliki sekitar 100.000 tentara di perbatasan. 

img_title Sekjen NATO: 22 Negara Bergerak Amankan Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Iran-AS

Rusia juga bersikukuh menyatakan bahwa mereka tidak berencana untuk menyerang Ukraina. Akan tetapi ketegangan terus berlanjut dan Presiden Vladimir Putin memberikan ancaman "tindakan pembalasan militer-teknikal yang pantas" bila Barat masih terus melakukan pendekatan agresif.

VoxPop Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata Estonia

Pasukan NATO di Estonia Bertambah Jadi 1.200 Personel pada 2027, Ada Apa?

Jumlah pasukan NATO di Estonia akan bertambah sekitar 300 personel, disampaika  juga menyebutkan bahwa pasukan Inggris akan membawa pesawat nirawak berjangkauan jauh.

img_title
VoxPop.co.id
19 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut