6 Hal Paling Menakutkan di Pripyat dan Chernobyl, Ukraina
- LIstverse
3. Hutan Merah Berdarah
Hutan Merah Berdarah di Chernobyl
- Listverse
Sejak bencana di pembangkit listrik Chernobyl terjadi dan meskipun satwa liar tampaknya tumbuh subur, namun flora dan fauna memang memperlihatkan beberapa tanda-tanda radiasi yang membingungkan. Menurut sebuah penelitian yang dimulai pada tahun 1991, organisme yang bertanggung jawab untuk penguraian dan pengisian kembali bahan organik ke dalam ekosistem (seperti serangga, jamur, dan mikroba), menunjukkan gejala kontaminasi radioaktif.
Salah satu fenomena paling menonjol yang terjadi dijuluki dengan "Hutan Merah Berdarah," yang merupakan kumpulan hutan di mana semua pohon pinus berubah warna menjadi merah darah tepat setelah kehancuran dan tak lama kemudian mati. Bahkan setelah 15-20 tahun pasca bencana, pohon-pohon ini tidak membusuk saat sebagian besarnya membusuk dan menjadi debu dalam satu dekade di tanah.
4. Taman Hiburan Pripyat yang terbengkalai
Taman Hiburan Pripyat yang terbengkalai
- Listverse
Pada saat bencana terjadi, Taman Hiburan Pripyat ini bahkan belum selesai dibangun sehingga belum pernah dibuka secara resmi. Taman hiburan ini dijadwalkan buka pada 1 Mei 1986. Tapi belum sempat diresmikan untuk dibuka, bencana justru datang lebih dulu. Taman hiburan tersebut didirikan sebagai ikon bencana Chernobyl yang terlantar dan terbengkalai serta pengingat akan semua yang mungkin terjadi.
Taman hiburan ini memiliki berbagai wahana seperti kincir ria, naik parasut, mobil bemper, ayunan perahu, dan galeri menembak. Pada 27 April, sebelum perintah evakuasi diberikan dan taman ini belum siap untuk pengunjung, penduduk sangat antusias untuk mengunjungi tempat pameran, meskipun sebagian besar wahana tidak beroperasi. Namun kini taman hiburan tersebut telah ditinggalkan dan terbengkalai dan menjadi cukup menyeramkan.
5. Bayangan nuklir penduduk Pripyat yang hilang
Bayangan nuklir penduduk Pripyat yang hilang
- Listverse
Seniman grafiti gelap diketahui mengabaikan laporan tingkat radiasi yang mematikan, mereka meninggalkan beberapa karya artistik yang cukup mengganggu di Pripyat dan daerah sekitarnya. Para seniman tersebut menggambarkan siluet penduduk yang hilang dari kota yang ditinggalkan yang dievakuasi sehari setelah kecelakaan pada 27 April 1986 dan tidak pernah kembali.
Misalnya, di salah satu gedung digambarkan seorang gadis kecil yang sedang meraih saklar lampu dengan busur kecil di kuncirnya, Sementara di luar, seorang anak kecil menarik truk mainannya yang tampak mengintip di sudut seolah-olah mengejutkan seseorang dan masih banyak lagi. Banyak yang menganggap ini bukan kebetulan bahwa banyak dari siluet tersebut yang sangat mirip dengan “bayangan nuklir” yang ditinggalkan oleh para korban serangan bom atom Hiroshima dan Nagasaki yang mengakhiri Perang Dunia II.
