Ibu Kota Ukraina Kiev Terus Menerus Dihantam Drone Kamikaze Rusia
- EFREM LUKATSKY/AP PHOTO.
Putin membenarkan serangan pekan lalu dengan mengatakan serangan itu sebagai tanggapan atas ledakan 8 Oktober di Jembatan Selat Kerch yang strategis dan vital, yang menghubungkan daratan Rusia dengan Semenanjung Krimea yang dicaplok.
Badan keamanan utama Kremlin, Federal Security Service (FSB), mengklaim pada 12 Oktober bahwa ledakan itu telah direncanakan oleh intelijen militer Ukraina selama berbulan-bulan. Pihak berwenang Ukraina belum mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Dua ledakan mengguncang ibu kota Kiev, Ukraina.
- AP Photo/Efrem Lukatsky.
Menurut Menteri Energi Ukraina German Galushchenko, sekitar 30 persen infrastruktur energi Ukraina terkena serangan rudal dalam satu setengah hari akibat serangan minggu lalu. Zelensky juga menanggapi serangan pagi ini dalam sebuah pernyataan di Telegram.
"Sepanjang malam dan sepanjang pagi, musuh meneror penduduk sipil. Drone dan rudal Kamikaze menyerang seluruh Ukraina. Sebuah bangunan tempat tinggal dihantam di Kiev," tulisnya.
"Musuh dapat menyerang kota-kota kita, tetapi tidak akan mampu menghancurkan kita. Para penjajah hanya akan mendapatkan hukuman dan kutukan yang adil dari generasi mendatang. Dan kita akan mendapatkan kemenangan."
