Pemerintah Joe Biden Dianggap Lindungi Mohammed bin Salman Atas Pembunuhan Jurnalis

Joe Biden dan Mohammed bin Salman
Sumber :
  • AP

VoxPop Dunia – Pemerintahan Biden pada Kamis menyatakan bahwa jabatan tinggi yang dipegang oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, harus melindunginya dari tuntutan hukum atas perannya dalam pembunuhan seorang jurnalis yang berbasis di AS. 

img_title Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Perubahan haluan dari kecaman jejak kampanye Joe Biden yang penuh semangat terhadap Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) atas pembunuhan brutal tersebut membuat banyak pihak marah, melansir Associated Press, Jumat, 18 November 2022. 

Pemerintah mengatakan kedudukan resmi sang pangeran harus memberinya kekebalan, dalam gugatan yang diajukan oleh tunangan kolumnis dan jurnalis Washington Post, Jamal Khashoggi yang terbunuh dan oleh kelompok hak asasi yang ia dirikan, Democracy for the Arab World Now (DAWN)

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Washington DC

Photo :
  • AP Photo/Patrick Semansky

Permintaan tersebut tidak mengikat dan hakim pada akhirnya akan memutuskan apakah akan memberikan kekebalan kepada MBS. 

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

Tapi hal tersebut pasti akan membuat marah aktivis hak asasi manusia dan banyak anggota parlemen AS.

Departemen Luar Negeri pada hari Kamis menyebut keputusan pemerintah untuk mencoba melindungi putra mahkota Saudi dari pengadilan AS dalam pembunuhan Khashoggi “murni keputusan hukum.”

Departemen Luar Negeri mengutip apa yang dikatakannya sebagai preseden lama. Terlepas dari rekomendasinya ke pengadilan, Departemen Luar Negeri mengatakan dalam pengajuan pada Kamis malam, “tidak memandang manfaat gugatan ini dan mengulangi kecamannya yang tegas atas pembunuhan keji Jamal Khashoggi.”

Putera Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman

Photo :
  • Middle East Eye

Pejabat Saudi membunuh Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul. Mereka diyakini telah memotong-motong tubuhnya, meskipun jenazahnya hingga kini tidak pernah ditemukan. 

Komunitas intelijen AS menyimpulkan putra mahkota Arab Saudi telah menyetujui pembunuhan jurnalis yang dikenal luas dan dihormati, yang telah menulis secara kritis tentang cara keras Pangeran Mohammed untuk membungkam orang-orang yang dianggapnya saingan atau terlalu kritis.

Pernyataan administrasi Biden pada Kamis mencatat pembatasan visa dan hukuman lain yang telah dijatuhkan kepada pejabat Saudi berpangkat lebih rendah, 

“Sejak hari-hari awal Pemerintahan ini, Pemerintah Amerika Serikat telah menyatakan keprihatinannya yang mendalam terkait tanggung jawab agen Saudi atas pembunuhan Jamal Khashoggi,” kata Departemen Luar Negeri. Pernyataannya tidak menyebutkan dugaan peran putra mahkota itu sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut