Kasus Meledak Lagi, AS Wajibkan Pelancong Asal China Tunjukkan Bukti Negatif COVID-19

Para demonstran di Beijing China membawa kertas putih memprotes pembatasan COVID-19.
Sumber :
  • AP Photo/Ng Han Guan.

VoxPop Dunia – Tingginya kasus Covid-19 di China, membuat banyak negara kembali khawatir. Maka dari itu, beberapa negara kembali mewajibkan para pelancong dari China yang akan masuk menyertakan bukti test negatif Covid-19. 

img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Salah satunya adalah Amerika Serikat. Pelancong yang terbang dari China ke Amerika Serikat akan diminta untuk menunjukkan bukti tes COVID-19 negatif sebelum mereka naik mulai 5 Januari, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengumumkan Rabu, melansir The Guardian. 

Penumpang dua tahun ke atas akan diminta untuk menunjukkan tes PCR atau antigen negatif yang diambil dalam waktu dua hari sebelum keberangkatan di gerbang, kata CDC dalam siaran pers.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Sejumlah petugas medis dikerahkan di kompleks permukiman di Distrik Chaoyang, Beijing, China, yang sedang dikarantina, Senin (21/11/2022), untuk mengambil sampel tes PCR para penghuninya.

Photo :
  • ANTARA/M. Irfan Ilmie.

Aturan tersebut juga akan berlaku untuk pelancong yang datang dari China ke AS melalui negara ketiga, dan hanya mengecualikan mereka yang dites positif setidaknya 10 hari sebelum penerbangan dan “dapat memberikan dokumentasi pemulihan sebagai pengganti hasil tes negatif .”

img_title Kecelakaan Pesawat di Peru, 13 Orang Tewas

Langkah tersebut dilakukan setelah pelonggaran kebijakan ketat "nol-COVID" China awal bulan ini, yang telah menyebabkan wabah virus corona terbesar di negara itu, sejak dimulainya pandemi 2020 lalu. 

Pejabat AS memilih untuk mengembalikan persyaratan pengujian untuk pelancong dari China karena "kurangnya data urutan genomik virus dan epidemiologis yang memadai dan transparan yang dilaporkan dari" negara itu, kata rilis CDC.

"Data ini sangat penting untuk memantau lonjakan kasus secara efektif dan mengurangi kemungkinan masuknya varian baru yang menjadi perhatian,” tambah rilis tersebut.

Kedatangan wisatawan Australia di Bandara Ngurah Rai, Bali.

Photo :
  • VoxPop/Maha Liarosh

Ini adalah pertama kalinya pemerintahan Biden memberlakukan kembali mandat Covid-19 wajib di negaranya sejak mencabut langkah serupa terakhir pada bulan Juni, meskipun pemerintah terus merekomendasikan pengujian pra-penerbangan.

Negara-negara lain telah mengambil langkah serupa untuk menyaring pelancong dari China dalam beberapa pekan terakhir dalam upaya mencegah penyebaran infeksi di luar perbatasan China.

Jepang akan mewajibkan tes COVID-19 negatif pada saat kedatangan untuk pelancong dari China, dan Malaysia mengumumkan langkah-langkah pelacakan dan pengawasan baru. India, Korea Selatan, dan Taiwan juga mewajibkan tes virus bagi pengunjung dari China.

Polisi China bersiaga mengamankan para demonstran yang menentang penguncian ketat COVID-19.

Photo :
  • AP Photo/Ng Han Guan.

Inggris diperkirakan akan menilai penerapan pembatasan serupa pada hari Kamis, melansir Telegraph

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut