RI Kutuk Keras Aksi Politikus Swedia Bakar Al Quran: Menodai Toleransi Umat Beragama

Massa membakar foto politikus Swedia pembakar Al Quran, Rasmus Paludan
Sumber :
  • AP Photo/Francisco Seco

VoxPop Dunia – Pemerintah Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran Al Quran yang dilakukan oleh ekstremis sayap kanan Swedia-Denmark di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia, Sabtu, 21 Januari 2023. 

img_title Hasil Prancis Vs Swedia di Piala Dunia 2026: Mbappe Cetak Brace, Les Bleus Menang 3-0

"Indonesia mengutuk keras aksi pembakaran kitab suci Al Quran oleh Rasmus Paludan, politisi Swedia, di Stockholm," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI melalui akun resminya di Twitter pada Minggu, 22 Januari 2023.

Kemlu RI mengatakan aksi tersebut merupakan penistaan kitab suci serta melukai dan menodai toleransi umat beragama. Kemlu juga menegaskan bahwa kebebasan berpendapat seharusnya dilakukan secara bertanggung jawab.

img_title Sedang Berlangsung! Ini Link Live Streaming Prancis Vs Swedia di Piala Dunia 2026

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom telah menanggapi insiden pembakaran Al Quran di negaranya.

Aktivis sayap kanan Swedia, Rasmus Paluda, membakar Al-Quran di luar kedutaan besar Ukraina di Stockholm, Swedia.

Photo :
  • Instagram.
img_title Jelang Hadapi Swedia, Deschamps Tak Mau Prancis Ikuti Nasib Jerman dan Belanda di Piala Dunia 2026

"Provokasi islamofobia sangat mengerikan. Swedia menjunjung kebebasan berekspresi, tetapi bukan berarti pemerintah Swedia, atau saya sendiri, mendukung pendapat yang diungkapkan," kata Billstrom di Twitter.

Billstrom sebelumnya mengatakan bahwa demonstrasi itu dapat meningkatkan risiko tertundanya pengesahan dari Turki atas permohonan Swedia untuk menjadi anggota NATO.

Dikutip dari kantor berita Turki Anadolu, Rasmus Paludan, pemimpin Partai Stram Kurs (Garis Keras) membakar mushaf Al Quran atas izin pemerintah dan perlindungan polisi.

Pemerintah Swedia mengizinkan aksi pembakaran Al Quran karena menilai hal itu adalah bagian dari kebebasan berekspresi dan berpendapat.

Aksi pembakaran itu terjadi selama demonstrasi yang menentang permintaan Turki pekan lalu agar Swedia mengambil langkah tegas melawan PKK (Partai Pekerja Kurdistan) yang dianggap Turki sebagai kelompok teror.

Swedia dan Finlandia secara resmi telah mengajukan diri untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tahun lalu.

Namun, Turki menyatakan keberatan dan menuduh kedua negara itu menoleransi bahkan mendukung kelompok teror, termasuk PKK dan organisasi teroris Fetullah (FETO). 

Pemain Timnas Jepang, Daizen Maeda saat mencetak gol ke gawang Swedia di Piala Dunia 2026

Daftar Tim Tersingkir di Piala Dunia 2026 Bertambah, Swedia Jadi Korban Terbaru

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali memakan korban. Timnas Swedia menjadi tim terbaru yang harus mengakhiri langkahnya setelah dihajar Prancis dengan skor telak 0-3,

img_title
VoxPop.co.id
1 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut