Australia, Inggris, Kanada Solid Serukan Israel Tak Bangun Pemukiman Baru

Ilustrasi Pemukiman Israel, Givat Zeev, di dekat kota Ramallah, Palestina, di Tepi Barat.
Sumber :
  • Arab News

London – Australia, Inggris, dan Kanada menyampaikan keprihatinan mendalam terkait perluasan permukiman warga Israel di wilayah pendudukan di Tepi Barat. Tiga negara itu pun menyerukan Israel untuk membatalkan keputusan tersebut.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

"Perluasan lanjutan atas pemukiman adalah hambatan terhadap perdamaian dan berdampak negatif atas upaya menuju negosiasi solusi dua negara. Kami menyerukan Pemerintah Israel untuk membatalkan keputusan ini," demikian pernyataan bersama tiga negara itu dilansir dari BBC.

Pemukiman Israel di Tepi Barat.

Photo :
  • AP Photo/Mahmoud Illean.
img_title Netanyahu Tak Takut Ditangkap Negara Anggota ICC atas Dugaan Kejahatan Perang, Ini Alasannya

Kemudian mereka pun menyatakan dengan kutukan keras atas segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil, dan mendesak pihak berwenang untuk meminta pertanggungjawaban semua pelaku kekerasan.

"Lingkaran kekerasan di Israel dan Tepi Barat harus diputus," demikian ditegaskan dalam pernyataan tiga negara itu.

img_title Banyak Warga Sipil Jadi Korban, Paus Leo XIV Serukan Lagi Perdamaian di Timur Tengah

"Australia, Kanada, dan Inggris berdiri bersama rakyat Israel dan Palestina dalam hak mereka untuk hidup damai dan aman, dengan martabat, tanpa rasa takut dan hak asasi mereka dihormati sepenuhnya," tambah mereka di sana.

Ketiga negara itu kembali menegaskan mereka akan terus mendukung perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di wilayah itu. 

"Termasuk pembentukan negara Palestina yang hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan dengan Israel," demikian dalam pernyataan itu.

Pemukiman Israel di Tepi Barat.

Photo :
  • AP Photo/Mahmoud Illean.

Spanyol sebelumnya juga menolak perluasan permukiman Israel. Negara Matador itu pun bertentangan dari hukum internasional dan hambatan bagi perdamaian.

Pada Selasa lalu, Israel juga mengesahkan rencana pembangunan lebih dari 5.700 tambahan permukiman Yahudi ilegal di pendudukan Tepi Barat. Jumlah itu meningkatkan total di 2023 yang mencapai rekor melebihi 13.000.

Menteri Keamanan Israel, Itamar ben Gvir

Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Menanggapi putusan tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengklaim bahwa para hakim pengadilan distrik Yerusalem "memihak kepada teroris".

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut