Zelensky Girang Dapat Sumbangan Jet Tempur F-16 dari Denmark dan Belanda
- AP Photo/Peter Dejong
Zelensky menyebut pengumuman itu sebagai pesan yang kuat untuk pasukannya.
"F16 tentunya akan memberikan energi baru, kepercayaan diri, dan motivasi bagi para pejuang dan warga sipil. Saya yakin ini akan memberikan hasil baru untuk Ukraina dan seluruh Eropa," katanya.
Pemerintah Belanda dan Denmark juga terlibat dalam koalisi yang bekerja untuk melatih pilot Ukraina untuk menerbangkan jet tempur canggih AS itu.
Zelensky menolak mengatakan berapa banyak pilot Ukraina yang akan menjalani pelatihan di Denmark dan kemudian di Rumania, dengan alasan keamanan. Namun, Denmark mengatakan Jumat, bahwa pelatihan dimulai bulan ini.
Pejabat sebelumnya mengatakan bahwa pilot Ukraina akan membutuhkan waktu enam hingga delapan bulan pelatihan untuk menerbangkan si Elang Besi.
Pada hari Jumat, Belanda dan Denmark mengatakan AS telah memberi wewenang kepada mereka untuk mengirimkan F-16 buatan Amerika ke Ukraina. Persetujuan Washington dipandang sebagai dorongan besar bagi Kiev, meskipun jet tempur tidak akan berdampak dalam waktu dekat dalam perang yang pecah hampir 18 bulan.
Washington mengatakan F-16 – seperti tank Abrams AS yang canggih – akan menjadi sangat penting dalam jangka panjang saat Kiev menghadapi Rusia.
Ukraina selama ini mengandalkan pesawat yang lebih tua, seperti jet MiG29 dan Sukhoi buatan Rusia. F-16 memiliki teknologi dan kemampuan penargetan yang lebih baru. Mereka juga lebih fleksibel, kata para ahli.
Dalam pesan video Minggu pagi, Zelensky bersumpah akan membalas dendam atas serangan rudal Rusia sehari sebelumnya di pusat kota Chernihiv, Ukraina utara yang menewaskan tujuh orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.
