Rusia: ISIS Biasanya Menyerang AS, Jadi Serangan di Moskow Adalah Hal yang Aneh

Tim SWAT Rusia saat kejadian teror di Moskow
Sumber :
  • AP News

Moskow – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa ISIS-K, yang bertanggung jawab atas aksi terorisme di gedung konser Moskow Jumat, 22 Maret lalu, adalah hal yang 'aneh'.

img_title Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah

Zakharova menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah artikel untuk surat kabar Rusia Komsomolskaya Pravda. Artikel itu berjudul “Biden menyukai ISIS, bukan perdamaian” diterbitkan oleh surat kabar Inggris The Telegraph pada hari Senin lalu. 

Zaharova menggambarkan hal ini sebagai “kebetulan yang aneh,” dan mengklaim bahwa ISIS telah mengubah rencananya dalam beberapa tahun terakhir. 

img_title Stok Rudal AS Dilaporkan Berkurang

Juru Bicara Kemlu Rusia Maria Zakharova di St. Peterseburg, Rusia

Photo :
  • TASS Host Photo Agency Pool via AP

Ia berkata bahwa biasanya ISIS menyerang pihak AS, namun kini malah menyerang negara-negara yang dianggap sebagai musuh AS, termasuk Rusia. 

img_title Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

“Anehnya, ISIS biasanya telah menyesuaikan rencananya dalam beberapa tahun terakhir dan kini menyerang musuh Amerika Serikat, seperti Taliban (IEA) di Afghanistan, Iran, otoritas sah di Suriah, dan Rusia,” tulisnya. 

"Ini hanyalah apa yang tampak di permukaan dan dapat diperoleh dari laporan berita dunia.” lanjutnya. 

Zakharova juga mengenang bahwa di masa lalu, Washington secara aktif mendukung, mempersenjatai, dan mengendalikan mujahidin di Afghanistan sebagai bagian dari upayanya untuk menentang Uni Soviet. "Al-Qaeda justru muncul dari kampanye di Afghanistan,” klaimnya. 

Ambulans, personel tiba di tempat konser Balai Kota Crocus dekat Moskow, Rusia

Photo :
  • Anadolu Ajansi

Pernyataan tersebut muncul setelah serangan terhadap gedung Crocus City Concert Hall dekat Moskow pada Jumat 22 Maret malam yang menyebabkan 139 orang tewas dan 182 lainnya luka-luka. Para teroris, selain menembak membabi buta juga membakar gedung hingga gedung pun terbakar hangus dan atap runtuh. 

11 orang telah ditangkap, empat pelaku penyerangan telah diadili dan tujuh lainnya yang diyakini sebagai kaki tangan.

Presiden RI Prabowo Subianto

Prediksi Prabowo: Perang Rusia-Ukraina Lebih Lama dari Perang Dunia II

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia kini berada dalam fase yang semakin rawan akibat konflik bersenjata yang terus meluas di berbagai kawasan

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut