Serangan Drone di Ibu Kota Israel, Satu Orang Tewas 8 Luka-luka

Serangan drone di Ibu Kota Israel, Tel Aviv, pada Jumat dini hari, satu tewas
Sumber :
  • Ist

Tel Aviv – Sebuah ledakan besar yang terdengar di Tel Aviv, Israel, pada dini hari Jumat, 19 Juli 2024, menewaskan satu orang pria dan 8 orang dilarikan ke rumah sakit.

img_title Ledakan di Kantor Polisi Pakistan, 14 Orang Tewas

Pasukan Pertahanan Israel (IDF), mengkonfirmasi bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh sebuah pesawat tak berawak.

Dalam pembaruannya, layanan ambulans Magen David Adom mengatakan bahwa seorang pria tewas terkena pecahan peluru akibat ledakan drone di Tel Aviv.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

"Pria itu ditemukan tak bernyawa di gedung terdekat," kata Adom, dikutip dari Times of Israel, Jumat, 19 Juli 2024.

VoxPop Militer: Ilustrasi pesawat tanpa awak (drone) tempur

Photo :
  • IBTimes India
img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Laporan tersebut juga mengatakan delapan orang telah dibawa ke rumah sakit setempat, empat di antaranya terluka akibat pecahan peluru atau gelombang kejut ledakan, dan empat lainnya dirawat karena kecemasan.

Sebagai informasi, Militer Israel mengatakan penyelidikan awal menetapkan bahwa target udara, istilah yang digunakan militer untuk drone, berdampak pada kota pesisir tersebut.

Sebuah pernyataan militer menekankan masalah ini sedang dalam penyelidikan menyeluruh, setelah pesawat tak berawak itu berhasil memasuki wilayah udara Israel tanpa membunyikan sirene. Dikatakan juga bahwa angkatan udara akan meningkatkan patroli dengan jet tempur untuk mempertahankan wilayah langit Israel.

Menteri Keamanan Israel, Itamar ben Gvir

Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Menanggapi putusan tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengklaim bahwa para hakim pengadilan distrik Yerusalem "memihak kepada teroris".

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut