Jepang Klaim Jadi Negara Paling Sedikit Alami Kecelakaan Pekerja Konstruksi
- VoxPop.co.id/Natania Longdong
"Lingkungan kerja yang aman dan kesehatan kerja menjadi prioritas utama kami. Ini menjadi karakteristik unik Jepang di pasar tenaga kerja internasional," jelas dia.
Acara yang digelar di ICE BSD itu juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Anwar Sanusi. Dia menyambut baik kerja sama antara Indonesia dan Jepang yang sudah terjalin sangat lama, dan banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tertarik bekerja di Tokyo.
"Saya menyambut baik acara ini. Ini event yang sangat bagus. Mudah-mudahan pertemuan kita kali ini bisa menghasilkan output dalam meningkatkan sumber daya kita, terutama di bidang konstruksi. Sehingga bisa mengisi pasar kerja yang ada di Jepang," kata Anwar.
Dia juga menekankan bahwa Pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan Pemerintah Jepang dalam hal pengiriman PMI ke Negeri Sakura itu. Terlebih, saat ini Indonesia mengalami bonus demografi, di mana hal ini menjadi sebuah keuntungan bagi Indonesia untuk memasok tenaga kerja muda di negara lain, termasuk Jepang.
"Kita terus komunikasi terutama dengan Pemerintah Jepang, bagaimana kita bisa membangun jembatan yang saling menguntungkan antara kedua negara dengan sumber daya manusia (yang kita punya). Mudah-mudahan momentum ini menjadi peluang untuk adik-adik kita, kepada anak-anak kita, untuk menggapai karir masa depan dengan menjadi para tenaga kerja di bidang konstruksi di negara Jepang,” ucapnya.
Sebagai informasi, acara ini digelar oleh Japan Association for Construction Human Resources (JAC). Asosiasi tersebut telah menempatkan Indonesia menjadi salah satu negara prioritas utama untuk penerimaan tenaga kerja.
