Taktik Agresif Tiongkok di Perbatasan: Ancam Stabilitas Regional Demi Keuntungan Teritorial

Laut China Selatan.
Sumber :
  • DigitalGlobe, Map Data, Google

Sengketa dengan Filipina, khususnya atas Kepulauan Spratly dan Scarborough Shoal, telah ditandai oleh taktik agresif, termasuk pelecehan terhadap kapal nelayan Filipina dan blokade rute pasokan ke BRP Sierra Madre, pos terdepan Angkatan Laut Filipina. Tindakan semacam itu, yang dibenarkan melalui interpretasi sejarah yang selektif, mengancam akan meningkatkan konflik regional dan merusak perdamaian di seluruh Asia.

img_title Purbaya Terima Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Nankai Tiongkok

Strategi PKT

Meninjau kembali keluhan historis untuk mengubah status quo hanya menghasilkan sedikit manfaat bagi Beijing, terutama mengingat penerimaannya terhadap perbatasan yang ada dengan Rusia. Penerimaan ini seharusnya membimbing Tiongkok untuk menghormati dan menegakkan batas-batas yang telah ditetapkan dengan negara-negara tetangganya.

img_title Tumbuh Signifikan, Bos BI Sebut LCT Rupiah-Renminbi Tembus US$13 Miliar Per Akhir April 2026

Ketidakkonsistenan dalam argumen teritorial Beijing menunjukkan niat sebenarnya. Apakah kebijakannya dalam mengajukan sengketa batas sepihak benar-benar bertujuan untuk merebut kembali wilayah yang hilang, atau lebih berfokus pada upaya mengganggu perdamaian regional dan menantang tatanan internasional berbasis aturan untuk menegaskan hegemoni global? Tampaknya tujuan sebenarnya Tiongkok adalah untuk melemahkan kerangka kerja internasional saat ini.

Lintasan PKT saat ini merupakan resep untuk destabilisasi regional. Pergeseran ke arah dialog dan kerja sama, alih-alih paksaan dan konfrontasi, akan meningkatkan citra internasional Tiongkok dan mengamankan kepentingan jangka panjangnya di kawasan yang semakin berhati-hati. Namun, mengingat besarnya konflik yang telah ditimbulkan oleh Beijing, tampaknya tidak mungkin PKT akan mengambil pendekatan yang lebih matang. Kerusakan pada reputasinya sudah sangat besar.

img_title Temui Menkeu Tiongkok Jelang Penerbitan Panda Bond, Purbaya Bantah Ekonomi RI Terdesak

Jika Tiongkok tidak mengkalibrasi ulang strategi teritorialnya, Tiongkok berisiko dianggap bukan sebagai pembela kedaulatan, melainkan sebagai kekuatan yang mengganggu stabilitas. Akibatnya, fokus Beijing yang terus-menerus untuk memicu konflik akan menjadi pertimbangan penting bagi semua negara tetangganya dalam hubungan bilateral di masa mendatang.

Tentara China saat latihan militer bersama dengan tentara Rusia, Agustus 2022

Photo :
  • Russian Defense Ministry Press Service via AP
Peringatan 100 tahun Partai Komunis China

Pertumbuhan Partai Komunis Tiongkok Melambat Sejak 5 Tahun Terakhir, Anggotanya Semakin Menua

Partai politik terbesar kedua di dunia ini berkembang dengan kecepatan yang lebih lambat, keanggotaannya semakin menua, dan profil demografis anggotanya.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut