Donald Trump Sebut Istri Barack Obama 'Wanita Jahat'

Calon Presiden AS dari Partai Republik Donald Trump
Sumber :
  • AP Photo/Alex Brandon

Washington, VoxPop – Kurang dari sepuluh hari menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), yang dijadwalkan pada 5 November 2024, calon presiden dari Partai Republik Donald Trump mengkritik mantan Ibu Negara Michelle Obama.

img_title Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Pada Senin, 28 Oktober 2024, Trump menyatakan bahwa Michelle telah membuat kesalahan besar setelah mengomentari kondisi mentalnya. Trump menyebut Michelle Obama, istri Barack Obama, sebagai wanita jahat.

"Saya selalu berusaha bersikap baik dan penuh hormat," kata Trump, dikutip dari India Today, Rabu, 30 Oktober 2024.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Donald Trump di acara debat kandidat capres AS

Photo :
  • AP Photo/Gerald Herbert

Menariknya, pada tahun 2011, ia menghabiskan waktu berminggu-minggu menyebarkan kebohongan bahwa Barack Obama, presiden kulit hitam pertama AS, bukan penduduk AS dan lahir di Kenya, yang berarti ia menduduki kursi kepresidenan secara tidak sah.

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

Trump, yang bersaing ketat dengan capres dari Partai Demokrat Kamala Harris, menyampaikan komentar tersebut di sebuah rapat umum di Atlanta. Komentarnya tersebut menanggapi pernyataan Michelle Obama selama penampilannya yang singkat dan pidatonya yang kuat saat berkampanye pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024, untuk Harris di Michigan.

Pada rapat umum di Michigan, ia mencatat bahwa beberapa pemilih mengabaikan ketidakmampuan Trump yang parah dan bahwa mantan presiden tersebut, terkadang, menunjukkan perilaku yang tidak menentu dan penurunan mental yang nyata.

Ia juga menambahkan bahwa Trump telah dinyatakan bersalah dan bertanggung jawab atas pelecehan seksual dalam kasus perdata dan sekarang menjadi penjahat.

"Ia (Michelle Obama) jahat," kata Trump, "(Tuduhan) itu adalah kesalahan besar yang ia buat," tambahnya.

Trump kemudian menyerang lawannya dalam pemilihan presiden dengan menyebut Harris sebagai "pembenci".

Sebagai tanggapan, kerumunan yang berkumpul di McCarnish Pavilion di Kampus Georgia Tech di Atlanta mulai meneriakkan, "Tangkap dia! Tangkap dia!"

Teriakan-teriakan itu kini menjadi kejadian rutin sebagai ejekan anti-Harris di rapat umum Trump.

Ejekan serupa pernah menjadi kejadian rutin pada tahun 2016 ketika Trump berkampanye melawan Hillary Clinton, pesaingnya dalam pemilihan presiden tahun itu, yang akhirnya ia kalahkan untuk masuk ke Gedung Putih.

Saat itu, Trump telah mendorong teriakan-teriakan itu tetapi pada hari Senin di Atlanta, ia membiarkannya selama beberapa detik sebelum memberi tahu orang banyak untuk "bersikap baik."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut