Produk Makanan Senilai Rp 8 Triliun yang Disimpan USAID Terancam Rusak

USAID/Ilustrasi.
Sumber :
  • Antara/ Irwansyah Putra

Washington, VoxPop – Menyusul perintah eksekutif Presiden AS Donald Trump, yang ditujukan untuk menangguhkan bantuan asing, Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) mengatakan produk makanan senilai US$ 489 juta (Rp 8 triliun) berisiko rusak.

img_title Bapanas Minta Anggaran Tambahan Rp17,52 Triliun Untuk Bantuan Beras ke 33,2 Juta KPM

"Pengurangan staf yang meluas baru-baru ini di seluruh badan tersebut, ditambah dengan ketidakpastian tentang cakupan keringanan bantuan asing dan komunikasi yang diizinkan dengan pelaksana, telah menurunkan kemampuan USAID untuk mendistribusikan dan menjaga bantuan kemanusiaan yang didanai pembayar pajak," kata Kantor Inspektur Jenderal USAID, dikutip dari ANews, Selasa 11 Februari 2025.

Logo USAID.

Photo :
img_title Janice Tjen Tak Terbendung, Wakil Indonesia Melangkah ke Babak 16 Besar Washington Open 2026

Menurut staf USAID, ketidakpastian ini telah menempatkan lebih dari US$ 489 juta bantuan makanan di pelabuhan, dalam perjalanan, dan di gudang pada risiko kerusakan.

Para staf juga mengidentifikasi lebih dari 500.000 metrik ton makanan tambahan yang saat ini berada di laut atau siap untuk dikirim.

img_title Rogoh Kocek Pribadi Rp340 Juta, Anggota DPR Rajiv Bantu Program Bedah Rumah Warga

"Makanan tersebut bersumber dari petani Amerika sesuai dengan Judul II Food for Peace (program permanen terlama untuk bantuan pangan internasional dalam bentuk barang, yang dikelola oleh USAID) dan pendanaan Commodity Credit Corporation (CCC). Karena sumber pendanaan ini tidak termasuk dalam keringanan bantuan pangan darurat dari Sekretaris, komoditas ini tertahan dalam ketidakpastian, yang menyebabkannya mengalami pembusukan, kebutuhan penyimpanan yang tidak terduga, dan potensi pengalihan," bunyi laporan tersebut.

USAID secara historis telah menyediakan pendanaan untuk berbagai organisasi nonpemerintah untuk mendukung misinya dalam mempromosikan pembangunan global dan bantuan kemanusiaan.

USAID/Ilustrasi.

Photo :
  • Antara/ Irwansyah Putra

Namun, setelah saran dari Elon Musk, yang mengepalai Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), pemerintahan Donald Trump memulai penutupan operasi USAID baik di dalam negeri maupun internasional, yang menyebabkan gangguan yang meluas dalam program bantuan global dan memengaruhi banyak LSM dan organisasi media yang bergantung pada pendanaan USAID.

PTPN III dan Baharkam Polri

Perkuat Pengamanan Aset Strategis Negara, PTPN III dan Baharkam Polri Jalin Sinergi

PTPN III jalin sinergi dengan meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Baharkam Polri, tentang Bantuan Pengamanan di Lingkungan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut