70 Hari Penahanan, Direktur RS Gaza Alami Penyiksaan Kejam di Penjara Israel

Dr. Hussam Abu Safiya
Sumber :
  • Anadolu

Gaza, VoxPop – Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, Dr. Hussam Abu Safiya, mengalami penyiksaan dan perlakuan brutal di penjara Israel, kata seorang pengacara Palestina pada Senin, 10 Maret 2025.

img_title Massive Attack Ungkap Kronologi Usai Ditahan di Singapura karena Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser

Pada akhir Desember 2024, pasukan Israel menangkap Abu Safiya di bawah todongan senjata setelah menyerbu RS Kamal Adwan dan mengakibatkan fasilitas kesehatan tersebut tidak dapat beroperasi.

Ilustrasi salah satu penjara Zionis Israel.

Photo :
  • ANTARA/Mostafa Alkharouf-Anadolu
img_title Band Inggris Ini Dicekal Masuk Lagi ke Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina

Menurut pernyataan Kantor Media Tawanan yang berafiliasi dengan Hamas, pengacara Palestina Ghaid Qassem berhasil mengunjungi Abu Safiya pada Kamis lalu.

Dokter Gaza itu telah ditahan lebih dari 70 hari di Penjara Ofer, sebelah barat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel, ungkapnya.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

"Sejak saat pertama penangkapannya, Abu Safiya dipindahkan ke pusat penahanan Sde Teiman yang terkenal kejam di Gurun Negev, Israel selatan, dan dikurung dalam sel isolasi selama 14 hari," ujar pengacara tersebut, mengutip pernyataan Abu Safiya.

Layanan Penjara Israel akan mulai memindahkan tahanan Palestina.

Photo :
  • ANTARA/Anadolu/py

Terkait interogasi yang dialaminya, Qassem menyebut bahwa "sesi terlama berlangsung selama 13 hari berturut-turut, dengan setiap sesi berlangsung antara 8 hingga 10 jam."

Ia menegaskan bahwa selama penahanannya, Abu Safiya mengalami "perlakuan kejam tanpa henti, penyiksaan, dan penganiayaan yang sangat brutal." (ANT)

Menteri Keamanan Israel, Itamar ben Gvir

Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Menanggapi putusan tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengklaim bahwa para hakim pengadilan distrik Yerusalem "memihak kepada teroris".

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut