Front Persatuan Tiongkok Serukan Pengawasan Ketat Ajaran Buddha 'Pelepasan Makhluk Hidup'

Praktik Pelepasan makhluk hidup (Buddhist Life Release).
Sumber :
  • Thay Thich Truc Thai Minh

Tiongkok, VoxPop – Pelepasan makhluk hidup (Buddhist Life Release) merupakan praktik umum dalam ajaran Buddha, di mana para penganut membeli ikan, burung, atau hewan lain untuk dilepaskan kembali ke habitat alaminya. Umat Buddha Tibet juga melakukan pembelian hewan dengan tujuan mencegah penyembelihan. Perlu diketahui bahwa Lama Tibet Humkar Dorje, yang baru-baru ini “menghilang” dan ditemukan meninggal dalam kondisi mencurigakan di Vietnam, dikenal luas karena sering menyelenggarakan acara pelepasan makhluk hidup dalam skala besar.

img_title Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Dilansir Bitter WInter, Senin 21 April 2025, beberapa media yang dikelola oleh Partai Komunis Tiongkok (CCP) belakangan ini melabeli praktik tersebut sebagai “takhayul feodal” yang perlu dikendalikan secara ketat. Meski sejumlah kekhawatiran mengenai komersialisasi di sekitar kuil besar dan dampak ekologis akibat pelepasan spesies asing memang dapat dibenarkan, namun menjadikan penyimpangan tertentu sebagai dalih untuk menekan praktik yang telah berlangsung selama lebih dari 1.700 tahun dianggap tidak proporsional.

Praktik pelepasan makhluk hidup di Buddha (Buddhist Life Release).

Photo :
  • South China Morning Post
img_title Pertumbuhan Partai Komunis Tiongkok Melambat Sejak 5 Tahun Terakhir, Anggotanya Semakin Menua

Pada 8 April 2025, Asosiasi Buddha Tiongkok mengadakan pertemuan di Beijing guna membahas pengaturan praktik pelepasan makhluk hidup. Dalam agenda tersebut, para peserta mempelajari “Pemikiran Xi Jinping tentang Peradaban Ekologis” (mengacu pada kebijakan lingkungan dalam kerangka ideologi Xi Jinping), meninjau peraturan hukum yang relevan, serta membahas “Rancangan Tindakan Pengaturan Pelepasan Makhluk Hidup” yang tengah disusun oleh Asosiasi Buddha Tiongkok di bawah pengawasan Partai Komunis. Presiden asosiasi, Master Yanjue, membuka pertemuan melalui pidato sambutan. Turut hadir pula pejabat tinggi dari Departemen Kerja Pusat Front Persatuan yang memberikan arahan. Perwakilan umat Buddha Tibet dari Asosiasi Buddha Tiongkok juga ikut berpartisipasi.

Siaran pers dari pertemuan tersebut yang dipublikasikan di media sosial menyampaikan bahwa praktik pelepasan makhluk hidup harus diatur dengan berlandaskan pada “Pemikiran Xi Jinping tentang Sosialisme dengan Karakteristik Tiongkok untuk Era Baru, implementasi penuh terhadap semangat Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Tiongkok serta Sidang Pleno Kedua dan Ketiga dari Komite Sentral ke-20, mempelajari dan menerapkan Pemikiran Xi Jinping tentang Peradaban Ekologis, serta menjalankan arahan penting dari Sekretaris Jenderal Xi Jinping mengenai kerja keagamaan.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut