5 Situs yang Menakjubkan Dunia Selama Puncak Haji
- Bahauddin-Darmawan/MCH2019
Begitu sakralnya Arafah sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik doa adalah doa di Arafah.”
Lebih dari dua juta jemaah haji akan memadati kawasan Arafah -- termasuk wukuf di Jabal Rahmah yang berada di Padang Arafah. Oleh karena itu, jemaah diimbau untuk memperbanyak doa dan memanjatkan permohonan terbaik kepada Allah.
Di Gunung batu tandus yang diyakini lokasi pertemuan Nabi Adam dan Siti Hawa itu pada hari Arafah akan memutih, sebab ratusan orang berpakaian ihram akan berada di Jabal Rahmah untuk wukuf di bawah terik matahari.
3. Jalur Pejalan Kaki Terpanjang di Dunia
Jemaah haji tiba di Arafah dari Mina
- @CGSSaudi
Di antara rangkaian ibadah haji yang penuh makna, terdapat satu fenomena luar biasa yang mencerminkan skala besar pelaksanaan ibadah ini, yakni jalur pejalan kaki terpanjang dan tersibuk di dunia.
Jalur ini berada di antara Arafah – Muzdalifah – Mina di Mekkah, Arab Saudi.
Total panjangnya mencapai sekitar 25 kilometer, tergantung rute dan tujuan akhir jemaah (dari Arafah ke Muzdalifah lalu menuju tenda-tenda di Mina).
Rute ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan umum selama waktu-waktu tertentu, khususnya pada malam 9 Dzulhijjah (malam ke Muzdalifah) dan pagi 10 Dzulhijjah (menuju Mina), demi keamanan dan kelancaran pergerakan jamaah.
Selama proses ini, jutaan jemaah haji berjalan kaki serentak dalam satu arah. Mereka bergerak perlahan namun teratur, menempuh jarak jauh dalam kondisi fisik yang penuh tantangan. Inilah yang menjadikan rute ini dijuluki sebagai jalur pejalan kaki terpanjang dan tersibuk di dunia dalam waktu singkat.
4. Mina: Kota Tenda Putih
Persiapan tenda jemaah haji di Mina
- MCH 2019
Mina, yang terletak sekitar 5 km dari Makkah, dijuluki sebagai "Kota Tenda Putih" karena ratusan ribu tenda putih permanen ber-AC berdiri rapi di seluruh lembah ini dan disediakan untuk para jemaah haji. Uniknya, tenda-tenda putih ini hanya terisi setahun sekali.
Mina bukan sekadar tempat singgah, tetapi menjadi bagian penting dalam ritual haji yang sarat makna spiritual dan historis. Di sinilah jamaah bermalam selama hari-hari Tasyriq dan melaksanakan ritual lempar jumrah sebagai simbol penolakan terhadap godaan setan.
