Malaysia Borong 33 Jet Tempur F/A-18 Bekas! Ternyata Ini Alasan di Balik Langkah Kejutannya
- military.com
Langkah Diplomatik Cerdas
Pembelian ini juga membuka peluang kerja sama pertahanan lebih luas antara Malaysia dan Kuwait. Mulai dari pemeliharaan bersama, transfer teknologi, hingga pelatihan gabungan yang bisa memperkuat hubungan bilateral kedua negara di sektor militer.
Deterrent untuk Stabilitas Kawasan
Dengan total pesawat tempur aktif yang akan melampaui 50 unit, posisi Malaysia dalam peta kekuatan udara ASEAN kian menonjol. Keseimbangan ini bisa menjadi penangkal terhadap ancaman eksternal, sekaligus mendorong negara tetangga seperti Indonesia, Vietnam, dan Filipina untuk memperkuat armadanya atau menjalin latihan bersama.
Strategi Non-Blok Ala Malaysia
Menariknya, Malaysia tetap mempertahankan strategi non-blok dengan kombinasi alutsista dari Amerika Serikat (F/A-18) dan Rusia (SU-30MKM). Ini memberi fleksibilitas dalam kebijakan pertahanan dan menghindari ketergantungan mutlak pada satu kutub kekuatan dunia.
Siap Jaga Langit ASEAN
Dengan penguatan ini, TUDM tak hanya mampu menjaga kedaulatan udara nasional, tapi juga berkontribusi dalam misi-misi regional, baik untuk patroli perbatasan, pengamanan Selat Malaka, hingga operasi multinasional dalam kerangka ASEAN Defence Ministers' Meeting (ADMM).
