Topan Co-May Terjang Filipina, 25 Tewas-278 Ribu Orang Mengungsi
- AP Photo/Aaron Favila
Topan Co May menerjang Filipina menyebabkan banjir dan longsor
- AP Photo
Amerika Serikat mengatakan akan memberikan dana sebesar $250.000 kepada Program Pangan Dunia PBB untuk membantu respons pemerintah Filipina. "Kami sedang memantau kerusakan yang disebabkan oleh badai dan banjir dan sangat prihatin terhadap semua yang terdampak," kata Duta Besar AS MaryKay Carlson dilansir AP
Setelah kembali dari pertemuannya di Gedung Putih dengan Presiden AS Donald Trump, Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengunjungi tempat penampungan darurat pada hari Kamis di Provinsi Rizal untuk membantu mendistribusikan paket makanan kepada warga yang mengungsi.
Ia kemudian mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat tanggap bencana, di mana ia menggarisbawahi perlunya pemerintah dan masyarakat untuk beradaptasi dan bersiap menghadapi perubahan iklim serta bencana alam yang semakin banyak dan tak terduga yang ditimbulkannya.
“Semuanya telah berubah,” kata Marcos. “Jangan katakan, ‘Badai mungkin datang, apa yang akan terjadi?’ karena badai itu akan benar-benar datang.”
Amerika Serikat, sekutu lama Manila, telah berjanji untuk menyediakan pesawat militer guna mengangkut makanan dan bantuan lainnya melalui udara ke provinsi-provinsi kepulauan terpencil dan pedesaan jika bencana memburuk, kata militer Filipina.
Filipina, yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Laut Cina Selatan, dihantam oleh sekitar 20 topan dan badai setiap tahun. Negara ini sering dilanda gempa bumi dan memiliki sekitar dua lusin gunung berapi yang masih aktif, sehingga menjadikannya salah satu negara paling rawan bencana di dunia.
