Mampukah Tiongkok Taklukkan Teknologi Chip Tanpa Mencurinya?

SMIC, perusahaan manufaktur chip kontrak terbesar di Tiongkok
Sumber :
  • VCG

Beijing, VoxPop – Di kawasan industri Beijing tenggara, insinyur Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) tengah berpacu dengan waktu dan tekanan sanksi internasional.

img_title Mitsubishi New Xforce HEV Meluncur, Seberapa Irit dan Nyaman untuk Mobilitas Harian?

Perusahaan yang telah lima tahun masuk daftar hitam Amerika Serikat itu berupaya meningkatkan produksi chip 14nm dan 7nm. Meski bukan teknologi terdepan secara global, langkah ini dinilai sebagai kemajuan besar—terlebih karena SMIC menargetkan seluruh prosesnya menggunakan peralatan buatan Tiongkok.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi besar pemerintah Tiongkok di bawah Partai Komunis (PKT) untuk mencapai kedaulatan teknologi. Beijing menggelontorkan miliaran dolar guna membangun ekosistem semikonduktor secara domestik.

img_title Mengenal Inovasi Riset TRWP dari Dunlop, Teknologi Ban Tahan Aus

Puncak dari upaya ini adalah fotolitografi, proses ultra-presisi penggoresan sirkuit pada wafer silikon. dengan fokus pada teknologi fotolitografi—proses ultra-presisi menggores sirkuit pada wafer silikon.

Ilustrasi chipset

Photo :
  • Slashgear
img_title Pertumbuhan Partai Komunis Tiongkok Melambat Sejak 5 Tahun Terakhir, Anggotanya Semakin Menua

Di sektor ini, dunia masih bergantung pada ASML, perusahaan Belanda yang menguasai teknologi mesin Ultraviolet Ekstrem (EUV) untuk memproduksi chip sub-5nm. Harga tiap mesin menembus USD 300 juta dan berisi ribuan komponen presisi.

Namun, kontrol ekspor membatasi akses Tiongkok terhadap teknologi tersebut. Sebagai gantinya, Beijing mendorong riset domestik melalui subsidi negara, mobilisasi akademisi, hingga, menurut sejumlah laporan, aksi spionase industri.

Dorongan semikonduktor ini tidak semata demi ekonomi, melainkan manuver geopolitik. Kongres PKT ke-20 menegaskan kemandirian teknologi sebagai isu keamanan nasional. Perusahaan seperti Naura Technology dan AMEC, bersama universitas dan laboratorium militer, ditugaskan mencari alternatif lokal bagi sistem EUV ASML, termasuk lewat eksperimen plasma pelepasan terinduksi laser (LDP).

Namun, tantangan besar menghadang. Pengembangan mesin EUV oleh ASML memakan waktu puluhan tahun dan kolaborasi global. Tiongkok mencoba mempercepat proses ini—sebuah upaya yang dinilai sebagian pihak sebagai jalan pintas inovasi.

Rekam jejak Tiongkok di industri semikonduktor kerap diwarnai tuduhan pencurian kekayaan intelektual. Investigasi CBS News menyebut kelompok peretas APT 41 yang didukung negara telah mencuri triliunan dolar data sensitif dari lebih 30 perusahaan multinasional, mencakup cetak biru jet tempur sistem rudal, hingga desain chip proprietary. Operasi yang dijuluki “CuckooBees” ini berjalan bertahun-tahun tanpa terdeteksi mencuri gigabita data sensitif dari berbagai perusahaan di Amerika Utara, Eropa, dan Asia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut