Bocor Foto Jelas J-15DT, Jet Tempur Elektronik Andalan Kapal Induk China yang Bikin AS Waspada
- TWZ
2. Dirancang khusus untuk kapal induk CATOBAR
Meski batang peluncur catapult tidak terlihat jelas pada foto, ciri khas seperti warna abu-abu pada ujung ekor vertikal dan desain pod sayap yang berbeda memastikan bahwa ini adalah varian CATOBAR. Varian ini juga diyakini memiliki pintu roda pendaratan depan dua bagian dan tanpa rem udara dorsal seperti pada J-15 varian sebelumnya.
3. Lompatan teknologi dari STOBAR ke CATOBAR
Sebelumnya, J-15 hanya beroperasi dari kapal Liaoning dan Shandong dengan sistem STOBAR, yang membatasi bobot lepas landas akibat tidak adanya catapult. Dengan CATOBAR, J-15DT dapat membawa bahan bakar lebih banyak dan pod peperangan elektronik tambahan tanpa mengorbankan jarak jangkau atau kemampuan tempur.
4. Terinspirasi EA-18G Growler tetapi dengan potensi peran ganda
Selain peran utama sebagai pengacau sistem pertahanan musuh, laporan TWZ menyebutkan J-15DT juga mampu menjalankan misi ofensif, seperti meluncurkan rudal anti-radiasi untuk menghancurkan radar lawan.
5. Kekuatan pod perang elektronik masih jadi pertanyaan
Berbeda dengan beberapa sistem Barat yang menggunakan turbin udara independen, pod J-15DT bergantung pada suplai listrik internal pesawat. Hal ini berpotensi membatasi daya dan kemampuan mengaktifkan semua pod sekaligus pada intensitas maksimum.
6. Bagian dari ekosistem tempur kapal induk Fujian milik China.
Fujian diproyeksikan menjadi pusat kekuatan udara China di laut dengan kombinasi jet tempur J-35 siluman, pesawat peringatan dini KJ-600, drone tempur UCAV, hingga pesawat latih berbasis JL-10 yang kemungkinan dirancang untuk pelatihan operasi kapal induk.
7. Evolusi keluarga J-15 terus berlanjut
Selain J-15DT, ada juga J-15T (varian CATOBAR kursi tunggal dengan radar AESA modern), J-15S (versi dua kursi multiguna), dan J-15D (varian perang elektronik STOBAR) yang terus dikembangkan untuk memenuhi beragam kebutuhan tempur PLAN.
Dengan semua perkembangan ini, J-15DT tampak bukan sekadar penambahan inventaris, melainkan bagian dari transformasi besar kekuatan tempur udara Tiongkok di laut. Langkah ini sekaligus menjadi pesan strategis bahwa PLAN siap bersaing dengan kekuatan laut modern, termasuk Amerika Serikat, di panggung global.
