Trump Tak Akan Kirimkan Pasukan AS untuk Lucuti Senjata Hamas: Bisa Israel

Presiden AS Donald Trump di Ruang Oval Gedung Putih
Sumber :
  • AP Photo

Washington, VoxPop – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum menetapkan batas waktu bagi Hamas untuk melucuti senjata mereka, berdasarkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza.Trump tetapi memperingatkan kemungkinan intervensi AS jika kelompok perlawanan itu gagal memenuhinya.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Minggu, 19 Oktober 2025, Trump mengatakan dirinya "tidak memberikan 'batas waktu yang tegas', tetapi AS akan "melihat bagaimana semuanya berjalan."

Ketika didesak apakah dirinya yakin Hamas akan benar-benar akan menyerahkan senjatanya, Trump mengatakan kelompok itu telah setuju untuk melakukannya. Dia memperingatkan jika Hamas gagal melakukannya, tindakan tegas AS akan menyusul.

img_title Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

"Mereka mengatakan akan (melakukan itu)... jika terpaksa, kami akan melucuti senjata mereka," kata Trump. "Entah itu saya, AS, atau proksinya, bisa saja Israel, dengan dukungan kami. Kami tidak akan mengerahkan pasukan ke lapangan (Gaza),"

Tahap pertama kesepakatan gencatan senjata Gaza yang terdiri dari 20 poin dicapai antara Israel dan Hamas awal bulan ini berdasarkan rencana yang diajukan oleh Trump.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Fase pertama kesepakatan itu mencakup pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina. Fase berikutnya adalah rekonstruksi Gaza dan pembentukan pemerintahan baru di wilayah tanpa melibatkan Hamas.

Sejak Oktober 2023, agresi militer Israel di Gaza telah menewaskan hampir 68.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan membuat wilayah itu hampir tidak layak dihuni manusia.

Menteri Keamanan Israel, Itamar ben Gvir

Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Menanggapi putusan tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengklaim bahwa para hakim pengadilan distrik Yerusalem "memihak kepada teroris".

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut