AS Kembali Serang Wilayah Iran dekat Perbatasan Irak

AS Kembali Gempur Iran Selama 5 Jam, Target Militer di Bandar Abbas hingga Abu Musa Diserang
Sumber :
  • REUTERS/U.S. CENTRAL COMMAND / SOCIAL MEDIA WEBSITE

Jakarta, VoxPop – Serangan udara Amerika Serikat (AS) dilaporkan menyasar kawasan dekat Kota Piranshahr di Iran barat, yang berada di dekat perbatasan dengan Irak.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Media pemerintah Iran, IRIB melaporkan pada Rabu, 29 Juli 2026, serangan tersebut menghantam sebuah lokasi di Provinsi Azerbaijan Barat, yang "dilaporkan dilakukan oleh Amerika Serikat."

Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut.

img_title AS Kembali Serang Iran

Rudal Iran

Photo :
  • Antara

Serangan itu terjadi di tengah ketegangan yang masih berlangsung di kawasan, meski situasi relatif tenang sejak Jumat setelah saling serang terbaru antara Amerika Serikat dan Iran mereda.

img_title Timur Tengah Memanas! Drone dari Irak Hantam Arab Saudi, PM Ali Al Zaidi Minta Investigasi

Presiden AS, Donald Trump pada 8 Juli 2026 lalu, menyatakan gencatan senjata telah berakhir.

Pernyataan itu disampaikan setelah serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz, yang oleh Washington dituding dilakukan Teheran.

Dalam eskalasi tersebut, Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan telah melancarkan serangan ke sejumlah sasaran di Iran.

Target serangan meliputi infrastruktur militer, sistem pengawasan pesisir, fasilitas rudal dan drone, aset angkatan laut, serta pusat logistik.

Iran kemudian membalas dengan menyerang sejumlah fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat di beberapa negara Arab. Permusuhan kembali meningkat meski Washington dan Teheran telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni.

Kesepakatan itu menyerukan penghentian pertempuran serta dimulainya perundingan menuju kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri perang yang pecah setelah serangan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari. (Ant).

Ilustrasi tempe

Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Produk pangan olahan Indonesia termasuk tempe meraup potensi transaksi US$8,3 juta atau sekitar Rp 150,7 miliar, dalam pameran Summer Fancy Food Show (SFFS) di New York.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut