9 Paspor Paling Lemah di Dunia Tahun 2025, Indonesia Aman?
- Pexels/Mariakrey
4. Pakistan
Senasib dengan Irak, paspor negara Pakistan juga berlaku di 33 negara. Meski memiliki peran besar di Asia Selatan, paspor Pakistan termasuk yang paling terbatas. Situasi politik yang dinamis, isu keamanan, dan ketegangan lintas batas membuat warga Pakistan sering menghadapi penolakan visa. Prosedur pengajuan yang panjang dan ketat menjadi hal biasa bagi mereka.
5. Yaman
![]()
Krisis kemanusiaan dan konflik internal yang tidak kunjung usai menjadikan Yaman salah satu negara dengan paspor paling lemah, yakni hanya 'diakui' di 33 negara. Warga Yaman harus merencanakan perjalanan dengan sangat hati-hati karena banyak negara membatasi akses mereka demi alasan keamanan.
6. Somalia
Somalia menghadapi tantangan besar berupa ketidakstabilan pemerintahan dan keamanan. Minimnya hubungan diplomatik juga mempersempit jangkauan paspornya. Banyak negara mensyaratkan proses visa penuh bagi pemegang paspor Somalia, bahkan untuk tujuan wisata singkat karena hanya berlaku di 34 negara.
7. Nepal
Meskipun dikenal sebagai destinasi wisata dunia berkat Pegunungan Himalaya, paspor Nepal tetap memiliki jangkauan terbatas sebanyak 38 negara saja. Warga Nepal masih memerlukan visa untuk mengunjungi banyak negara di luar kawasan Asia Selatan.
8. Palestina
![]()
Kendala geopolitik dan keterbatasan pengakuan internasional menjadi penyebab utama lemahnya paspor Palestina. Banyak negara memerlukan proses verifikasi tambahan karena status kenegaraan Palestina yang belum sepenuhnya diakui secara global. Paspor yang diterbitkan pemerintah Palestina hanya 'kuat' di 34 negara.
9. Libya
Paspor Libya sedikit lebih kuat dibanding negara-negara di atas, namun masih terbebani oleh ketidakstabilan politik dan konflik berkepanjangan. Proses pengajuan visa bagi warga Libya sering memakan waktu lama dan hasilnya tidak selalu pasti. Dengan menempati posisi ke 98, paspor Libya bisa bebas visa di 39 negara.
