Puluhan Tewas Akibat Serangan AS, Venezuela Umumkan 7 Hari Berkabung Nasional

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez memimpin rapat pascapenangkapan Maduro
Sumber :
  • Ist

Caracas, VoxPop –  Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan masa berkabung selama tujuh hari untuk menghormati mereka yang tewas dalam operasi militer Amerika Serikat.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

"Saya telah memutuskan untuk menetapkan masa berkabung selama tujuh hari sebagai penghormatan dan kemuliaan bagi para pemuda, perempuan, dan laki-laki yang gugur dan mengorbankan nyawa mereka demi membela Venezuela dan Presiden Nicolas Maduro. Penghormatan kami tertuju kepada mereka," kata Rodriguez, Selasa, 6 Januari 2026

AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela pada Sabtu, 3 Januari 2026, yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, sebelum keduanya dibawa ke New York untuk menghadapi persidangan atas dugaan keterlibatan mereka dalam apa yang disebut sebagai “narko-terorisme.”

img_title Misteri Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar, Polisi Temukan Luka di Kepala

Presiden sementara Venezuela itu menambahkan bahwa penetapan masa berkabung tersebut berkaitan dengan tewasnya para pemuda yang oleh otoritas Venezuela dianggap sebagai martir, yang gugur saat mempertahankan negara dari agresi eksternal demi nilai-nilai tertinggi republik.

Rodriguez menegaskan bahwa Venezuela harus menjaga perdamaian internal dan mengulangi seruannya untuk mengakhiri tekanan serta serangan terhadap republik tersebut.

img_title Polisi Periksa Sekuriti Apartemen Kalibata City Buat Usut Tewasnya Dokter Magang yang Jatuh dari Lantai 18

Sementara itu pada Minggu, Pemerintah Kuba menyampaikan bahwa 32 pejuang yang menjalankan tugas keamanan dan pertahanan di Caracas atas permintaan otoritas Venezuela gugur saat menghadapi perlawanan sengit.

Para pejuang tersebut tewas akibat pertempuran langsung dengan pasukan AS atau akibat pengeboman, kata Kuba. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Bermudez kemudian menetapkan 5 dan 6 Januari sebagai hari berkabung nasional.

Kemudian pada Selasa, Kementerian Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba merilis nama-nama 32 pejuang yang gugur. Di antara mereka terdapat 11 anggota angkatan bersenjata serta 21 anggota Kementerian Dalam Negeri Kuba.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa mengakui bahwa banyak orang tewas akibat operasi militer AS di Venezuela, dan menambahkan bahwa sebagian besar korban merupakan warga Kuba. (ant)

Gempa Jepang Akibatkan Tsunami

Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Media pemerintah melaporkan, jumlah korban tewas akibat gempa bumi kuat yang mengguncang Prefektur Kumamoto di barat daya Jepang pada pekan lalu, meningkat jadi 38 orang.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut