Iran Geram Negara yang Tergabung Dalam G7 Bakal Jatuhi Sanksi Baru: Munafik!

Aksi protes di Iran (ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Iran, VoxPop – Iran mengecam pernyataan negara-negara G7 tentang kesiapan mereka menjatuhkan sanksi baru terkait aksi protes yang melanda negara itu.

img_title Meutya Hafid Bantah Pemerintah Larang Media untuk Liput Demo, Begini Penjelasannya

Kecaman itu disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran dalam pernyataan yang diunggah di Telegram, seperti dikutip RIA Novosti pada Sabtu,17 Januari 2026.

Sebelumnya, G7 menyatakan siap memberlakukan pembatasan tambahan jika pemerintah Iran menentang aksi protes.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

Kelompok negara itu menyampaikan keprihatinan atas situasi di Iran dan menyerukan agar Teheran menahan diri.

Aksi demonstrasi warga Iran menentang pemerintah di Teheran, 8/1

Photo :
  • Iran Int
img_title Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

"Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pernyataan negara-negara G7 yang merupakan bentuk campur tangan langsung dalam urusan dalam negeri Republik Islam Iran," kata Kemlu Iran.

Teheran menilai pernyataan tersebut sebagai "bukti nyata sikap palsu dan munafik" G7, yang dipimpin Amerika Serikat, dalam isu hak asasi manusia, kata kementerian itu.

Gelombang protes melanda Iran pada akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran terhadap meningkatnya inflasi akibat melemahnya nilai tukar mata uang rial.

Sejak 8 Januari, menyusul seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, aksi tersebut semakin intensif. Pada hari yang sama, akses internet di negara itu diblokir.

Di sejumlah kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika demonstran meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Ada laporan soal korban di kalangan aparat keamanan dan demonstran.

Aksi demonstrasi warga Iran

Photo :
  • UGC Via AP

Pada akhir Desember, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu berusaha melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklir.

Trump kemudian mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran jika pengunjuk rasa terbunuh. Ia juga berjanji mendukung rakyat Iran jika diperlukan.(ant)

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut