Washington Post Umumkan PHK Besar-besaran, Sepertiga Karyawan Dirumahkan

Kantor media AS The Washington Post
Sumber :
  • nytimes

VoxPop – The Washington Post mengumumkan rencana pemangkasan besar-besaran yang akan berdampak pada sekitar sepertiga tenaga kerjanya di seluruh departemen. Kebijakan ini diambil di tengah tekanan finansial yang terus membayangi salah satu surat kabar paling berpengaruh di Amerika Serikat tersebut.

img_title Kemenperin Ungkap Penyebab Ancaman PHK 1.500 Pekerja Garmen di Jateng, Bukan karena Serbuan Impor

Pemangkasan mulai dilakukan pada Rabu, 4 Februari 2026, dan mencakup sejumlah perubahan signifikan di ruang redaksi. Departemen olahraga dilaporkan akan dihapus, sementara jumlah koresponden yang ditempatkan di luar negeri juga akan dikurangi.

Langkah tersebut disampaikan oleh Editor Eksekutif Matt Murray dalam pertemuan internal melalui Zoom bersama para staf.

img_title Angka PHK Meningkat, OJK Pastikan Belum Ada Dampak Sistemik ke Industri Dana Pensiun

Dalam pertemuan itu, karyawan ruang redaksi diberi tahu untuk bersiap menerima email yang akan menentukan nasib posisi mereka. Email tersebut disebut hanya akan memiliki dua kemungkinan judul subjek, yang menandakan apakah jabatan mereka akan dipertahankan atau dihilangkan.

Murray tidak merinci jumlah pasti karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Pihak The Washington Post juga menolak mengungkap total jumlah tenaga kerja yang dimiliki saat ini, sebagaimana dikutip Associated Press.

img_title Terkena PHK? Ini 21 Ide Bisnis yang Bisa Jadi Sumber Penghasilan Baru, Bisa Dimulai dengan Modal Minim

Selain penutupan departemen olahraga, manajemen juga mengumumkan penutupan departemen buku, restrukturisasi tim peliputan dan penyuntingan di wilayah Washington, serta penghentian sementara podcast Post Reports.

Murray mengakui kebijakan ini akan mengejutkan banyak pihak. Namun, ia menegaskan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menyelamatkan dan membangun kembali The Washington Post agar dapat kembali tumbuh secara berkelanjutan di tengah perubahan industri media.

Rencana pemangkasan ini sebenarnya telah tercium dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, beredar kabar bahwa staf olahraga yang dijadwalkan meliput Olimpiade Musim Dingin di Italia diberi tahu bahwa mereka tidak lagi akan dikirim ke ajang tersebut. Meski demikian, manajemen kemudian merevisi keputusan dan menyatakan hanya akan mengirimkan tim yang lebih kecil.

Di sisi lain, situasi internal perusahaan juga diwarnai ketegangan. Dalam beberapa minggu terakhir, sejumlah karyawan menyampaikan keberatan langsung kepada pemilik The Washington Post, Jeff Bezos, seiring menurunnya jumlah pelanggan.

Penurunan itu dikaitkan dengan sejumlah keputusan strategis, termasuk penarikan dukungan terhadap kandidat presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, pada pemilu 2024, serta perubahan arah halaman opini yang dinilai semakin konservatif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut