Iran Ingin Kenakan Biaya Kapal yang Melintas di Selat Hormuz

Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran.
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Teheran, VoxPop Iran ingin melegalkan pungutan terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz sebagai sumber pendapatan negara, kata anggota parlemen Mohammadreza Rezaei Kouchi.

img_title KM Sentosa II Terbakar di Laut Jawa, Slamet Ariyadi Minta Evaluasi Kelayakan Kapal

"Kami ingin menyusun undang-undang yang menetapkan kedaulatan, dominasi, dan kontrol atas Selat Hormuz sebagai dasar hukum untuk mengenakan pungutan," kata Kouchi pada Kamis (26/3), seperti dikutip kantor berita Tasnim.

Ia menambahkan rancangan awal telah disiapkan, meski belum menjadi proposal resmi.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Menurut Kouchi, pungutan tersebut diperlukan untuk menjamin keselamatan kapal yang melintasi jalur pelayaran antara Teluk Persia dan Teluk Oman tersebut.

Rancangan itu akan dibahas lebih lanjut sebelum diajukan dalam sidang terbuka parlemen.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Sebelumnya pada 24 Maret, Bloomberg melaporkan bahwa Iran mulai mengenakan biaya hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp33,8 miliar) kepada kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Vahid Jalalzadeh mengatakan pemerintah tengah menyusun aturan baru untuk Selat Hormuz yang akan diberlakukan setelah konflik berakhir dan rencananya akan dikerjasamakan dengan Oman.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan dan menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi tersebut menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global.

Gangguan itu juga memengaruhi ekspor dan produksi minyak di kawasan serta mendorong kenaikan harga energi dunia. (Ant)

Ilustrasi Bendera Iran

Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

Pemerintah Iran menegaskan akan menganggap bahwa setiap ancaman apapun dari pihak musuh sebagai ancaman yang nyata, dan bakal mendapat perhatian serius dari pihak Teheran

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut