Donald Trump Ngeles Disebut Penjahat Perang

Presiden AS Donald Trump merilis penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Sumber :
  • White House

VoxPop – Pemerintahan Trump berupaya menghindari tuduhan kejahatan perang dalam penyerangan ke berbagai infrastruktur sipil Iran, ungkap Politico mengutip dua pejabat Pentagon tanpa menyebutkan identitas mereka.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

Menurut Politico, Pentagon saat ini sedang meninjau daftar fasilitas energi Iran, termasuk beberapa diantaranya yang juga memasok militer selain warga sipil.

Terjadi perdebatan sengit di Pentagon mengenai batas antara target militer dan sipil, ungkap laporan itu.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Sebagai contoh, beberapa pejabat di Washington meyakini bahwa serangan pabrik desalinasi air dapat dianggap sebagai target karena militer juga membutuhkan air minum, tambah laporan itu.

Pada acara Paskah tahunan di Gedung Putih hari Senin, Trump juga menepis kekhawatiran tentang apakah pengeboman situs sipil sama dengan kejahatan perang. 

img_title Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

"Tahukah Anda apa itu kejahatan perang? Memiliki senjata nuklir," kata Trump. "Membiarkan negara yang sakit, dengan kepemimpinan yang gila, memiliki senjata nuklir — itu adalah kejahatan perang."

Juru Bicara PBB Stephanie Dujarric menyatakan bahwa serangan AS terhadap fasilitas sipil di Iran, seperti jembatan dan pembangkit listrik, akan melanggar hukum internasional.

Pada 30 Maret, Presiden Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan "meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya" semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.

Sementara pada Minggu, ia memperingatkan Iran tentang "Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan" pada 7 April kecuali jika Iran membuka kembali Selat tersebut untuk lalu lintas.

Amerika Serikat dan Israel melakukan agresi militer dengan menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari, termasuk Kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut