Warga Amerika Serikat MintaTrump Dimakzulkan

Presiden AS Donald Trump dalam Press Conference, Senin 6 April
Sumber :
  • Anadolu Agency

VoxPop –Puluhan anggota Partai Demokrat Amerika Serikat, mendesak agar Donald Trump dicopot dari jabatannya sebagai Presiden AS melalui amandemen konstitusi ke-25 atau dimakzulkan. Desakan ini muncul setelah pernyataan Trump kemarin yang mengancam akan memusnahkan seluruh peradaban Iran beberapa jam sebelum pengumuman gencatan senjata awal pekan ini.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Desakan ini ternyata mendapat respon dari warga Amerika Serikat. Dalam jejak pendapat terbaru, mayoritas warga AS ingin kongres bisa memakzulkan Trump.

Melansir laman Newsweek, Jumat 10 April 2026, sebanyak 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan, sementara 40 persen menolak. Survei terhadap 790 responden ini dilakukan atas permintaan dua kelompok yang menentang kebijakan Trump, termasuk perang dengan Iran.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Temuan ini juga menunjukkan bahwa sekitar satu dari tujuh pemilih Partai Republik mendukung proses pemakzulan.

Organisasi progresif Free Speech For People menugaskan Lake Research Partners untuk melakukan survei tersebut, dengan margin kesalahan sebesar 3,9 persen.

img_title Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza

Mengapa Ini Penting

Pada masa jabatan pertamanya, Trump dua kali dimakzulkan oleh DPR. Namun, Senat menolak untuk menyatakan bersalah dalam kedua kasus tersebut. Pemakzulan keduanya, terkait tuduhan menghasut kerusuhan January 6 Capitol riot, mendapat 57 suara di Senat termasuk tujuh dari Partai Republik, tetapi terjadi setelah Trump tidak lagi menjabat dan tidak mencapai ambang batas dua pertiga suara.

Seruan untuk memakzulkan dan mencopot Trump kembali menguat sejak ia meluncurkan perang terhadap Iran, yang mengubah dinamika politik baik di Capitol Hill maupun di kalangan pemilih.

“Jajak pendapat ini menegaskan apa yang kami lihat di seluruh negeri.  Rakyat Amerika memahami bahwa Donald Trump merupakan ancaman langsung terhadap Konstitusi dan supremasi hukum, sehingga harus dimakzulkan dan dicopot dari jabatan publik,” ujar John Bonifaz, salah satu pendiri sekaligus presiden Free Speech For People, dalam pernyataan resminya.

Seperti diketahui, Trump sendiri memperkeruh situasi. Pada 7 April, ia memperingatkan bahwa sebuah peradaban akan musnah malam ini dan tak akan pernah kembali lagi jika Iran tidak memenuhi tenggat waktu untuk membuka kembali Selat Hormuz. Iran kemudian melakukannya pada Selasa setelah menyetujui gencatan senjata selama 15 hari dengan Amerika Serikat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut