Ultimatum Iran ke AS dan Israel, Siap ’Hajar’ Lebih Keras Jika Diserang Lagi

IRGC memamerkan rudal di beberapa kota termasuk Teheran, jelang berakhirnya gencatan senjata Iran-AS
Sumber :
  • X

VoxPop Iran kembali memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat dan Israel. Peringatan ini ditunjukkan kepada kedua negara tersebut untuk tidak melakukan tindakan agresi ke Republik Islam Iran.

img_title Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Dalam keterangan resmi Markas Pusat Khatam al-Anbiya, pihaknya menegaskan jika kedua negara tersebut tetap nekat, maka Iran akan langsung melancarkan serangan balasan ke target-target yang sudah ditentukan sebelumnya.

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, mengatakan bahwa pasukan Iran yang kuat dan mumpuni sudah lama berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja.

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

“Jika ada agresi atau tindakan apa pun terhadap Republik Islam, kami akan segera menyerang target-target yang telah ditentukan dengan kekuatan penuh. Amerika dan rezim Zionis pembunuh anak-anak akan menghadapi balasan yang jauh lebih keras dari sebelumnya,” ujarnya dikutip dari laman presstv.ir, Rabu 22 April 2026.

Peringatan ini kata Ebrahim disampaikan sebagai respon atas ancaman berulang Trump dan komandan militer AS.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Seperti dikabarkan sebelumnya, 7 April lalu Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Keputusan gencatan ini muncul setelah Iran melakukan setidaknya 100 gelombang serangan balasan dengan menyasar berbagai target strategis milik AS dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Menyusul dengan gencatan senjata, AS dan Iran melakukan perundingan di Islamabad pada Sabtu 11 April lalu. Namun setelah menjalani perundingan selama 21 jam, perundingan itu berakhir tanpa kesepakatan apapun. Hal ini lantaran tuntutan Amerika Serikat yang dinilai terlalu maksimal serta penolakannya untuk mengubah posisi yang dianggap tidak masuk akal.

Rencana perundingan lanjutan sempat dibahas untuk digelar pekan ini. Tetapi Iran menegaskan tidak akan kembali ke meja perundingan sebelum Washington mencabut blokade yang dianggap ilegal terhadap kapal dan pelabuhan Iran.

Pada Senin, Trump kembali mengancam Iran dengan kekuatan militer yang luar biasa, bahkan menyebut banyak bom akan mulai dijatuhkan jika tidak ada kesepakatan dari perundingan kedua pihak.

Namun pada Selasa, Presiden AS itu juga mengumumkan perpanjangan gencatan senjata setelah Iran tetap pada sikapnya.

Ilustrasi penembakan.

Penembakan di Restoran AS, Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas

Beberapa orang dilaporkan tewas dan terluka dalam insiden penembakan di sebuah restoran di negara bagian Idaho, Amerika Serikat. Pelaku juga dilaporkan tewas.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut