Pejabat AS Akui Iran Masih Tetap Punya Kekuatan Militer Besar Meski Dihantam Serangan Bertubi-Tubi
- X
Berbeda dengan Pernyataan Resmi AS
Di sisi lain, pejabat tinggi AS menggambarkan operasi militer yang dikenal sebagai Operation Epic Fury dengan nada yang jauh lebih tegas.
“Kami telah melumpuhkan angkatan laut mereka, kami juga melumpuhkan angkatan udara mereka,” kata Trump pada Selasa.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahkan menyebut operasi tersebut sebagai kemenangan besar. Dalam konferensi pers pada 8 April, ia mengatakan bahwa Operation Epic Fury merupakan kemenangan militer yang bersejarah dan telak.
Ia menambahkan bahwa operasi tersebut telah menghancurkan kekuatan militer Iran hingga tidak efektif untuk bertempur dalam beberapa tahun ke depan.
Menanggapi klaim tersebut, komando operasional tertinggi Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata mereka justru berada di posisi unggul dalam menghadapi lawan.
Mayor Jenderal Ali Abdollahi, komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan Presiden AS menyebarkan narasi yang dianggap menyesatkan terkait kondisi di lapangan, termasuk soal pengendalian Selat Hormuz, terutama saat situasi militer relatif mereda.
