Terabas Larangan Israel, Rombongan Jemaah Palestina Berangkat ke Saudi Tunaikan Ibadah Haji

Jemaah calon haji di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi
Sumber :
  • Andhika Wahyu/MCH 2025

VoxPop – Kelompok pertama jemaah haji Palestina dari Tepi Barat yang diduduki Israel mulai berangkat ke Arab Saudi pada hari Senin, 11 Mei 2026, untuk melaksanakan ibadah haji. Di sisi lain, Israel terus mencegah warga Palestina di Jalur Gaza melakukan perjalanan spiritual tersebut untuk tahun ketiga berturut-turut, lapor Anadolu.

img_title Pengadilan Larang Menteri Israel Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Lapas Tahanan Teroris

Waleed Ghannam, Direktur kepolisian di perbatasan Karama, yang berfungsi sebagai jalur utama bagi warga Palestina Tepi Barat untuk bepergian ke luar negeri, mengatakan bus-bus yang membawa jemaah mulai tiba di Jericho pada pagi hari, di mana prosedur perjalanan sedang diselesaikan sebelum keberangkatan mereka ke Arab Saudi.

Kelompok pertama terdiri dari 2.230 jemaah, sementara 1.730 lainnya dijadwalkan berangkat pada hari Selasa sebagai bagian dari pengaturan yang sedang berlangsung untuk mengirim jemaah Palestina ke tempat-tempat suci di Arab Saudi, kata Ghannam kepada Anadolu.

img_title Massive Attack Ungkap Kronologi Usai Ditahan di Singapura karena Kibarkan Bendera Palestina Saat Konser

Sebagian besar jemaah akan berangkat pada hari Senin dan Selasa, sementara keberangkatan akan berlanjut hingga 20 Mei, dengan maksimal 500 jemaah berangkat setiap hari, tambahnya.

Sekitar 6.600 warga Palestina dari Tepi Barat akan melaksanakan ibadah haji tahun ini, menurut angka resmi dari Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina.

img_title Band Inggris Ini Dicekal Masuk Lagi ke Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina

Perdana Menteri Palestina Mohammed Mustafa dalam sebuah pernyataan telah memeriksa pengaturan untuk para jemaah yang menuju Arab Saudi dan meninjau persiapan perjalanan dan akomodasi mereka.

Mustafa mendengarkan penjelasan dari Amin Qandil, kepala Otoritas Umum untuk Penyeberangan dan Perbatasan, dan Menteri Wakaf Mohammed Najm tentang langkah-langkah untuk memfasilitasi perjalanan para jemaah, kata pernyataan itu.

Ibadah haji adalah rukun Islam kelima, sebuah ritual yang harus dilakukan oleh semua Muslim, jika mampu secara finansial, setidaknya sekali seumur hidup mereka. Ibadah haji diperkirakan akan berlangsung akhir bulan ini. 

Hal ini terjadi setelah warga Palestina di Gaza dilarang melaksanakan ibadah Haji untuk tahun ketiga berturut-turut, karena Israel terus membatasi penyeberangan Gaza dan kondisi kemanusiaan serta keamanan memburuk di wilayah yang diblokade tersebut.

Kementerian Wakaf menyatakan pada 3 Maret, bahwa sisa jemaah haji Gaza telah dipindahkan ke Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai langkah luar biasa dan sementara untuk tahun ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut