Trump Bungkam soal Taiwan Selama Kunjungi Beijing, Bessent: Tunggu Beberapa Hari Lagi

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping di Kuil Surga, Beijing
Sumber :
  • White House

VoxPop –  Presiden AS Donald Trump enggan mengomentari pernyataan Presiden China Xi Jinping yang memperingatkan bahwa AS dan China dapat berkonflik mengenai Taiwan jika masalah ini tidak ditangani dengan benar, sebuah peringatan yang luar biasa keras yang kontras dengan pujian pemimpin Amerika terhadap rekannya dari Tiongkok itu.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Trump yang biasanya bicara ceplas-ceplos terhadap berbagai macam isu yang ditanyakan, termasuk dalam sesi wawancara usai pertemuan dan di sela kunjungan Trump dan Xi di Kuil Langit, Beijing, Kamis, 14 Mei 2026. Trump belum bersedia berkomentar terkait ancaman Xi tersebut. 

Terpisah, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Presiden Donald Trump akan berbicara lebih banyak tentang Taiwan "dalam beberapa hari mendatang" usai pemimpin AS bertemu dengan rekan sejawatnya dari Tiongkok di Beijing.

img_title Tak Main-main, Iran Anggap Semua Jenis Ancaman Musuh Nyata dan Bakal Direspon Serius

"Ini bukan pertemuan puncak AS-Tiongkok tanpa isu Taiwan," kata Bessent, yang bersama Trump di Tiongkok, kepada jaringan berita bisnis AS CNBC, Kamis, dengan  menambahkan: "Saya yakin kita akan mendengar lebih banyak darinya dalam beberapa hari mendatang."

"Presiden Trump memahami isu-isu di sini dan memahami sensitivitas seputar semua ini. Siapa pun yang mengatakan sebaliknya tidak memahami gaya negosiasi Donald Trump," kata Bessent.

img_title 3 Hal Ini Jadi Sorotan China dalam Tantangan Tata Kelola Iklim Global

Taiwan, pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu dianggap Tiongkok sebagai bagian dari wilayahnya, dan menjadi isu kunci dalam pembicaraan di Beijing antara Trump dan Presiden Xi Jinping.

Xi memperingatkan Trump bahwa kesalahan langkah di Taiwan dapat mendorong kedua negara mereka ke dalam "konflik", sebuah serangan pembuka yang keras saat mereka bertemu di Beijing pada hari Kamis dalam pertemuan puncak kekuatan super.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian mengatakan kebijakan AS terhadap Taiwan "tidak berubah"  tetapi memperingatkan bahwa akan menjadi "kesalahan besar" bagi Tiongkok untuk merebut Taiwan dengan kekerasan.

"Mereka selalu mengangkatnya di pihak mereka. Kami selalu menjelaskan posisi kami, dan kami melanjutkan ke topik lain,"   kata Rubio, yang sedang bepergian bersama presiden, dalam sebuah wawancara dengan NBC News.

Ilustrasi kebakaran

Gedung di PIK 2 Kebakaran, Damkar Evakuasi 3 WNA China

Komandan Damkar Kosambi, Ahmad Husni menjelaskan kebakaran terjadi di salah satu bangunan di kawasan Day Night District (DND) PIK 2 dan 3 WNA China berhasil dievakuasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut