China Akan Beli Boeing dan Mesin Pesawat dari AS

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping di Kuil Surga, Beijing
Sumber :
  • White House

Beijing, VoxPop – Beijing dan Washington telah mencapai kesepakatan mengenai pembelian pesawat terbang, mesin pesawat, dan komponen lainnya dari Amerika Serikat oleh China, kata Kementerian Perdagangan China pada Sabtu.

img_title AS Akan Berlakukan Deposit Visa hingga Rp360 Juta Bagi Warga 50 Negara, Indonesia Termasuk?

“Para pihak mencapai kesepakatan mengenai pembelian pesawat AS oleh China, serta memastikan pasokan mesin pesawat dan komponen AS ke China,” bunyi pernyataan tersebut.

Kedua negara juga sepakat untuk terus mengembangkan kerja sama di bidang-bidang terkait lainnya, tambah kementerian itu.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut jumlah pesawat Boeing pesanan China, berdasarkan kesepakatan yang telah diumumkan sebelumnya, dapat mencapai 750 unit.

Menurut pemimpin AS tersebut, Beijing setuju untuk membeli 200 pesawat Boeing, meskipun China belum mengonfirmasi kesepakatan tersebut.

img_title Kecelakaan Pesawat di Peru, 13 Orang Tewas

"Saya mengatakan ini kepada Boeing dan General Electric, kami akan menggunakan mesin General Electric, yang sangat bagus. Jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik, kita bisa mencapai 750 unit," kata Trump kepada media Fox News.

Trump melakukan kunjungan kenegaraan ke China pada 13-15 Mei, di mana dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping.

Presiden China Xi Jinping menyebut mitranya, Donald Trump, sepakat untuk membangun hubungan China dan AS yang stabil dan strategis serta berkelanjutan. (Ant)

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah Teheran dan negara di Timur Tengah meminta waktu selesaikan kesepakatan damai.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut