Kasus Pelecehan Seksual di Militer Israel Melonjak

Militer Israel dalam Acara Peringatan Prajurit Gugur Israel di Yerusalem
Sumber :
  • ILIA YEFIMOVICH/Pool via REUTERS

VoxPop –Kasus pelecehan dan kekerasan seksual di internal militer Israel mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan di tahun 2025, tercatat ada sekitar 2.500 laporan pelecehan dan kekerasan seksual di internal institusi tersebut. Kasus ini disebut muncul di tengah krisis moral yang semakin dalam di tubuh pasukan zionis Israel.

img_title Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat komite parlemen Israel pada Selasa, unit Yahalom milik militer Israel menerima total 2.420 laporan kekerasan seksual di lingkungan militer selama 2025. 

Dalam laporan media Israel, Channel 12, lebih dari 700 laporan hanya diselesaikan lewat pertemuan komando internal. Sementara itu, sebanyak 42 dakwaan diajukan terhadap para tersangka, dan 21 orang lainnya hanya dikenai sanksi disipliner.

img_title Donald Trump Rilis Pernyataan Lengkap soal Klaim Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Israel Masih Bungkam

Militer Israel juga disebut melarang 60 kontraktor sipil memasuki pangkalan militer.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa hanya sekitar 10 persen kasus yang diproses melalui jalur pidana oleh kementerian dalam negeri dan kepolisian. Hingga secara total hanya ada 234 laporan yang diteruskan ke kementerian dan polisi, dengan hasil 42 dakwaan. Namun, 48 pelapor kemudian mencabut laporannya.

img_title Trump Umumkan Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas di Gaza

Media Israel itu juga menyebut 59 persen kasus ditangani melalui jalur administratif, seperti hukuman disiplin, teguran, hingga pemecatan. Sementara 5 persen lainnya diserahkan ke lembaga eksternal yang tidak dijelaskan secara rinci.

Selain itu, sekitar 22 persen kasus dikategorikan sebagai belum terselesaikan, sedangkan 4 persen lainnya tidak diproses karena alasan eksternal yang tidak dijelaskan.

Terkait hasil penanganan kasus, laporan itu menyebut 20 persen berakhir dengan hukuman disiplin, 42 persen mendapat peringatan atau teguran administratif, 23 persen berujung pencopotan dari jabatan, dan 13 persen lainnya memicu perubahan prosedur internal. Sementara dalam 2 persen kasus, penyelidikan menyimpulkan bahwa tidak terjadi pelecehan seksual.

Jumlah laporan yang masuk pada 2025 meningkat sekitar 350 kasus dibandingkan tahun 2024. Militer Israel juga mengakui adanya peningkatan jumlah pengaduan terkait pelanggaran seksual di internal mereka.

Kasus kekerasan seksual di tubuh militer Israel sendiri terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dari 668 laporan pada 2014 menjadi 2.092 laporan pada 2024.

Cara Israel menangani laporan pelecehan dan kekerasan seksual di militer juga menuai kritik, terutama karena jumlah dakwaan yang dianggap sangat kecil dibanding total laporan yang masuk.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut