Bom Bunuh Diri di Kereta Pakistan, PBB Tegaskan Ini

Ledakan bom bunuh diri menghantam kereta di Pakistan, Minggu, 25/5
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, VoxPop – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengecam serangan bom bunuh diri di kereta penumpang Pakistan. Tindakan itu disebut hal yang  "keji dan pengecut" oleh teroris.

img_title Reaksi Kaget Media Vietnam usai The Golden Stars Warriors Dapat Grup Mudah di FIFA ASEAN Cup 2026

Dewan tersebut mengatakan tindakan terorisme bom bunuh diri pada Minggu (24/5) di Provinsi Balochistan itu menewaskan sedikitnya 14 warga negara Pakistan dan melukai puluhan lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak.

"Para anggota Dewan Keamanan menegaskan kembali bahwa terorisme dalam segala bentuk dan manifestasi merupakan salah satu ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional," tulis pernyataan tersebut. dikutip Rabu, 27 Mei 2026.

img_title Bikin Geger Warga, Temuan 3 Bom Pipa Pascakonflik di Flores Timur Dimusnahkan Gegana

DK PBB menyampaikan simpati dan belasungkawa terdalam terhadap keluarga para korban serta kepada pemerintah dan rakyat Pakistan. Mereka juga mendoakan para korban terluka cepat pulih kembali.

Dewan menekankan perlunya menuntut tanggung jawab para pelaku, pelaksana, penyandang dana, dan sponsor untuk serangan teror tersebut. Tentara Pembebasan Balochistan mengklaim serangan itu dilakukan oleh unitnya, Brigade Majeed.

img_title Imigrasi Bongkar Akal Bulus 10 WNA Pakistan-Iran, Pura-pura Jadi Investor Demi Bisa Tinggal di Indonesia

Negara-negara anggota DK PBB juga diminta untuk bekerja sama secara aktif dengan Pakistan, sesuai dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan yang relevan.

"Para anggota Dewan Keamanan menegaskan kembali bahwa setiap tindakan terorisme adalah kriminal dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari motivasinya, di mana pun, kapan pun, dan oleh siapa pun dilakukan," demikian pernyataan DK PBB itu.

Dewan juga menegaskan kembali kewajiban semua negara untuk memerangi terorisme melalui langkah-langkah yang sesuai dengan Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk hukum hak asasi manusia (HAM) internasional, hukum pengungsi, dan hukum humaniter. (Ant)

Momen Prabowo Jajal Kereta di Semarang

Momen Prabowo Jajal Kereta Mewah Nusantara Explorer dari Semarang Menuju Batang

Presiden Prabowo untuk pertama kalinya menjajal Kereta Api Nusantara Explorer usai meresmikan revitalisasi tahap pertama bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut