Israel Tak Ikut Negosiasi AS-Iran, Pilih Lanjutkan Operasi MIliter di Lebanon hingga Hizbullah Dibubarkan

Israel membombardir Lebanon saat gencatan senjata dengan Iran
Sumber :
  • Ist

Tel Aviv, VoxPop – Israel menegaskan tidak terlibat dalam perundingan Amerika Serikat-Iran dan akan melanjutkan operasi militernya di Lebanon hingga Hizbullah dibubarkan sepenuhnya.

img_title Trump Kaji Pungut Rp 1,8 Miliar Buat Mahasiswa Asing yang Ingin Bekerja di AS usai Lulus Kuliah

"Israel tidak menjadi bagian dari perundingan dengan Iran atas pilihan kami sendiri," kata Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dalam wawancara dengan Radio Angkatan Darat Israel, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa Israel bukan pihak dalam perundingan damai AS-Iran.

img_title Stok Rudal AS Dilaporkan Berkurang

"Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran sama sekali tidak menyangkut kami," katanya.

Menurut Smotrich, militer Israel akan terus beroperasi di Lebanon dan tidak akan menarik diri dari zona keamanan yang dikuasainya, termasuk wilayah Kastel Beaufort, selama kelompok Hizbullah masih ada.

img_title Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

Ia menambahkan Israel tidak hanya menginginkan Hizbullah dilucuti dari persenjataan, tetapi juga dibubarkan dan tidak lagi menjadi bagian dari pemerintahan Lebanon.

"Kami tak hanya ingin Hizbullah kehilangan senjatanya, tetapi juga dibubarkan sepenuhnya, tidak menjadi bagian dari pemerintahan Lebanon, dan tidak memiliki kekuatan militer yang mengancam Israel," katanya.

Pernyataan itu disampaikan Smotrich di tengah meningkatnya perdebatan di kalangan politik dan keamanan Israel mengenai nota kesepahaman (MoU) perdamaian antara AS dan Iran serta dampaknya terhadap konflik di Lebanon.

Israel dan Lebanon dijadwalkan menggelar putaran kelima perundingan langsung di Washington pada Selasa. Perundingan yang dimulai pada April itu merupakan bagian dari upaya mengakhiri konflik di Lebanon.

Menurut i24News, sejumlah pejabat Israel khawatir kesepakatan AS-Iran dapat memperkuat posisi Iran dan sekutunya di kawasan.

Di sisi lain, kritik terhadap pendekatan AS dalam berunding dengan Iran dan Hizbullah juga meningkat di dalam negeri Israel.

Menurut data resmi Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 4.100 orang dan melukai lebih dari 12.000 lainnya.

Israel hingga kini masih menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan, termasuk kawasan yang telah dikuasainya selama puluhan tahun serta wilayah yang direbut dalam konflik 2023-2024. (Ant)

VoxPop Militer: Pasukan Hamas Palestina

Hamas Respons Pernyataan Trump: Tidak Ada Pelucutan Senjata Sebelum Israel Mundur dari Gaza

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan, pihaknya tidak akan mengambil langkah apa pun terkait pelucutan senjata sebelum pasukan Israel mundur dari Jalur Gaza.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut