Gempa Dekat Gunung Fuji Sebabkan 10 Orang Terluka, Layanan Shinkansen Sempat Lumpuh

Ilustrasi gempa bumi
Sumber :
  • Ist

Jepang, VoxPop – Sedikitnya 10 orang dilaporkan mengalami cedera ringan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 yang mengguncang wilayah dekat Gunung Fuji, Jepang, pada Jumat malam, 26 Juni 2026. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, gempa tersebut sempat mengganggu transportasi kereta cepat dan dirasakan hingga wilayah metropolitan Tokyo.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 30 Orang, 10.000 Orang Mengungsi-Kereta Shinkansen Setop Operasi

Otoritas Jepang pada Sabtu, 27 Juni 2026, menyatakan telah menerima laporan mengenai 10 korban yang mengalami luka ringan akibat guncangan gempa.

Gempa terjadi sekitar pukul 22.28 waktu setempat dan mengguncang wilayah Jepang bagian tengah hingga timur, termasuk kawasan Tokyo.

img_title Usai Gempa M 7,1 di Jepang, Apakah Wisatawan Masih Aman Berkunjung?

Guncangan Capai Skala 6

Berdasarkan data otoritas meteorologi Jepang, gempa tercatat memiliki magnitudo 5,6 dengan intensitas mencapai level 6 pada skala intensitas seismik Jepang yang memiliki rentang hingga 7.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

Tingkat guncangan tersebut tercatat terjadi di sebagian wilayah Prefektur Yamanashi.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, intensitas gempa sebesar itu terakhir kali terjadi di Prefektur Yamanashi pada 1924.

Meski pusat gempa berada di dekat Gunung Fuji, badan meteorologi memastikan peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Jepang tersebut.

Dengan demikian, tidak terdapat indikasi bahwa gempa tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas Gunung Fuji.

Kereta Cepat Sempat Dihentikan

Dampak gempa juga dirasakan pada sektor transportasi.

Operator kereta cepat JR Central sempat menghentikan operasional layanan Tokaido Shinkansen sebagai langkah pengamanan sesaat setelah gempa terjadi.

Penghentian perjalanan diberlakukan pada lintasan antara Stasiun Tokyo hingga Stasiun Shizuoka untuk memastikan kondisi jalur tetap aman dilalui kereta.

Setelah dilakukan pemeriksaan, layanan kereta cepat kembali dioperasikan pada Sabtu dini hari.

Puluhan Ribu Penumpang Terdampak

Akibat penghentian sementara operasional Tokaido Shinkansen, sekitar 22.000 penumpang dilaporkan terdampak.

Mereka mengalami keterlambatan perjalanan selama proses pemeriksaan jalur pascagempa berlangsung.

JR Central menyatakan layanan akhirnya dapat kembali berjalan setelah dipastikan tidak ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

Gangguan tersebut menjadi salah satu dampak utama dari gempa yang mengguncang kawasan Jepang tengah pada Jumat malam.

Gempa Terasa hingga Tokyo

Selain wilayah sekitar Gunung Fuji, getaran gempa juga dirasakan di sejumlah daerah lain di Jepang bagian tengah dan timur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut