AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

Rudal pencegat HAWK.
Sumber :
  • Istimewa

Washington, VoxPop – Persediaan rudal pencegat utama militer Amerika Serikat menyusut drastis sejak perang dengan Iran dimulai, menurut laporan CNN, Selasa 4 Agustus 2026.

img_title Trump Ancam Serang Iran Besar-besaran Jika Perundingan Gagal

Mengutip sumber yang mengetahui persoalan tersebut serta hasil penilaian inventaris terbaru, CNN melaporkan bahwa militer AS telah menggunakan hampir 80 persen persediaan rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dan sekitar separuh stok rudal Patriot.

Sejumlah komandan senior AS secara tertutup disebut menggambarkan cadangan amunisi Pentagon berada pada tingkat yang "sangat rendah". Menipisnya persediaan rudal THAAD juga menambah kekhawatiran yang sebelumnya telah muncul terkait stok rudal Patriot.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Menurut laporan tersebut, Center for Strategic and International Studies (CSIS) memperkirakan AS memiliki sekitar 2.200 rudal Patriot varian terbaru dan 452 rudal THAAD sebelum konflik dengan Iran dimulai.

Negara-negara Teluk yang mengandalkan sistem pertahanan udara buatan AS dikabarkan telah memperingatkan bahwa berkurangnya stok rudal tersebut dapat melemahkan kemampuan mereka dalam menghadapi serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) Iran, terutama apabila terjadi serangan balasan setelah aksi militer AS berikutnya.

img_title Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bantah Mengundurkan Diri

CNN juga melaporkan bahwa menipisnya persediaan rudal menjadi salah satu pertimbangan Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan tambahan terhadap Iran pada akhir pekan lalu.

Keputusan tersebut diambil setelah sejumlah sekutu AS di kawasan Teluk menyampaikan kekhawatiran bahwa infrastruktur energi mereka dapat menjadi sasaran serangan balasan Iran.

Menanggapi laporan itu, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan militer AS tetap memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan setiap operasi sesuai keputusan presiden.

Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan kepada CNN bahwa AS masih memiliki persediaan amunisi dan rudal yang lebih dari cukup untuk memenuhi tujuan Presiden Trump.

CNN juga melaporkan bahwa persediaan Army Tactical Missile System (ATACMS), Precision Strike Missile (PrSM), dan rudal jelajah Tomahawk turut berkurang secara signifikan.

Menurut laporan tersebut, Pentagon saat ini hanya menerima sekitar 15 rudal Tomahawk dan 20 rudal Patriot baru setiap bulan. Para analis memperkirakan diperlukan sedikitnya tiga tahun untuk memulihkan persediaan rudal THAAD ke tingkat sebelum perang. (Ant)

Bendera Amerika Serikat

AS Cabut Visa Dubes Brasil usai Calon Dubes Usulan Trump Ditolak

Presiden AS Donald Trump mencalonkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Negara Bagian Florida, Daniel Perez, sebagai Duta Besar AS untuk Brasil pada 1 Juni lalu.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut