Delapan Kejadian Penting di Penjuru Dunia Sepanjang 2015
- REUTERS/Christian Hartmann
Rusia yang marah menjatuhkan sanksi ekonomi, termasuk menolak impor dan membatalkan pasokan gas alam untuk Turki. Rusia juga melarang warganya mendatangi Turki, bahkan kedatangan Menlu Rusia yang sudah dijadwal, juga dibatalkan.
Tensi sempat meningkat antara Rusia dan Turki. Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, terlibat dalam konflik perang suara. Keduanya saling ejek, dan saling tuding. Kotak hitam pesawat yang ditemukan kini masih dalam penyelidikan. Rusia mengajak Inggris untuk bantu meneliti isi kotak hitam. Belum ada hasil yang jelas, namun Rusia dan Turki kini terlibat ‘perang dingin.’
8. Konferensi Perubahan Iklim COP-21
Sebanyak 195 negara peserta KTT Perubahan Iklim PBB atau COP di Paris, Perancis , akhirnya mengeluarkan Kesepakatan Paris (Paris Agreement). Kesepakatan ini menjadi pengganti Protokol Kyoto untuk memerangi dampak perubahan iklim.
Ada lima hal penting yang disepakati, Pertama, upaya mitigasi dengan cara mengurangi emisi dengan cepat. Hal ini dilakukan untuk mencapai ambang batas kenaikan suhu bumi yang disepakati, yakni di bawah dua derajat celsius dan diupayakan ditekan hingga 1,5 derajat celsius.
Kedua, menjalankan sistem penghitungan karbon dan pengurangan emisi secara transparan. Ketiga, upaya adaptasi dengan memperkuat kemampuan negara-negara untuk mengatasi dampak perubahan iklim. Keempat, memperkuat upaya pemulihan akibat perubahan iklim, dari kerusakan.
Kelima bantuan pendanaan bagi negara-negara untuk membangun ekonomi hijau dan berkelanjutan.
COP 21 dianggap sebagai momentum penting untuk menghadapi perubahan iklim yang dampaknya sudah semakin terasa diberbagai belahan dunia. Meningkatnya bencana alam menjadi salah satu indikasi perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan.
