Indonesia Kecam Teror Bom di Irak

Jelang Lebaran, ISIS Bom Pusat Perbelanjaan di Irak
Sumber :
  • REUTERS/Khalid al Mousily

VoxPop.co.id – Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan teror bom di distrik komersial kota Baghdad, Irak, pada Minggu, 3 Juli 2016. Aksi ini menewaskan lebih dari 125 warga Irak.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

Korban tidak terbatas hanya pada kalangan dewasa, karena sebanyak 25 anak-anak meninggal dunia, dan lebih dari 150 orang lainnya mengalami luka-luka.

"Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam, pada para korban dan keluarga, serta pemerintah dan rakyat Irak dalam menghadapi situasi yang sulit ini," demikian isi keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima VoxPop.co.id, Senin, 4 Juli 2016.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

Indonesia percaya bahwa aparat keamanan di Irak mampu mengatasi tantangan keamanan ini dengan cepat dan tepat. 

Indonesia menyampaikan solidaritasnya dengan Irak dalam memerangi terorisme. Disamping itu, pemerintah juga menekankan untuk terus mendorong kerja sama internasional yang lebih erat dalam melawan terorisme.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Hingga siaran pers ini dikeluarkan, Kedutaan Besar RI di Baghdad menyatakan belum tercatat ada warga negara Indonesia ikut menjadi korban.

Saat ini terdata 50 orang WNI berada di Baghdad, dan secara keseluruhan ada 750 orang di Iraq. "WNI yang berada di Irak khususnya Baghdad diimbau untuk menjaga keamanan pribadi, tetap waspada dan hati-hati, dan sementara waktu agar mengindari tempat keramaian yang dapat dijadikan target teror, serta mengikuti arahan dan imbauan otoritas keamanan setempat."

Bagi keluarga WNI yang memerlukan informasi, bisa menghubungi hotline KBRI Baghdad di nomor +9647806610920/+9647506978194 atau Hotline Kementerian Luar Negeri di +6281290070026.

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VoxPop.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut