Alumni SMA Semesta Berupaya Pulangkan Handika dari Turki

Massa pendukung Erdogan berkumpul saat kudeta militer Turki.
Sumber :
  • REUTERS / Huseyin Aldemir

VoxPop.co.id – Para alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Semesta Bilingual Boarding School Semarang, Jawa Tengah, melakukan segenap upaya pembebasan terhadap Handika Lintang Saputra (21), salah satu alumni yang ditahan pemerintah Turki.

img_title Profil Melissa Vargas, Pevoli Turki Peraih MVP VNL 2026 yang Tampil Sensasional di Final

Handika ditahan atas tuduhan turut terlibat dalam organisasi kudeta yang dilakukan  ulama Turki yang kini bermukim di Amerika Serikat, Fethullah Gulen.

Anehnya, penahanan dilakukan pemerintahan Recep Tayyip Erdogan sepekan sebelum kudeta militer di Turki meletus.

img_title Turki Masukkan PM Israel Benjamin Netanyahu Daftar Buronan Interpol

Namun, untuk terus menambah dukungan pembebasan, Organisasi Alumni SMA Bilingual Semesta Semarang (OASE) juga terus melakukan pertemuan untuk menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan.

Husen Abdillah, salah satu anggota OASE, mengatakan, pertemuan antaralumni yang dilakukan hari ini telah menghasilkan kesepakatan.

img_title Komisi I DPR Setujui Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Turki-Malaysia

"Kami sudah bertemu dan berdiskusi  berbagai langkah. Hasilnya kami sepakat untuk menyewa pengacara di Turki," kata Husen, di Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 14 Agustus 2016.

Ia dan OASE bertekad untuk berupaya membebaskan Handika dan segera pulang ke Indonesia.

"Karena kami yakin Handika sama sekali tidak terlibat jaringan teroris seperti yang dituduhkan Presiden Erdogan," ungkapnya.

Tak hanya menyewa pengacara, Husen juga menuturkan pihaknya meminta bantuan Kementerian Luar Negeri Indonesia, dan tentu saja, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara, Turki, untuk memuluskan upaya pembebasan.

Handika Lintang Saputra alumni SMA Semesta angkatan 2013. Setelah lulus, ia mendapat beasiswa S1 dari Universitas Gaziantep Jurusan Matematika Murni lantaran beberapa kali juara Olimpiade Matematika di Turki.

Ia ditangkap aparat keamanan Turki pada 3 Juni 2016 bersama dua warga lokal karena diduga terlibat dalam kelompok Hizmet, pimpinan Fethullah Gulen, organisasi yang dilarang di sana.

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut