AS Ingin Sering-sering Latihan Militer dengan TNI
- ANTARA FOTO/HO/Sertu Mar Kuwadi
“Isu penting kedua adalah baik AS dan Indonesia sama-sama berkepentingan dalam melindungi wilayah udara dan laut di kawasan, sehingga tetap berjalan aman dan damai. Ini termasuk kerja sama dalam menangani penyelundupan manusia, kerusakan ekologi, dan kejahatan lintas-negara lainnya,” lanjut laksamana yang saat ini bertugas di Singapura tersebut.
Selain itu, isu ketiga yang jadi prioritas bagi kerja sama militer kedua negara adalah bersama-sama menghadapi ancaman ekstremisme dan terorisme. “Tantangan-tantangan bersama seperti itulah yang menjadi dasar bagi kami untuk terus memperkuat hubungan dengan para mitra di kawasan, termasuk dengan Indonesia,” kata Gabrielson.
Demi komitmen itulah, AS juga mengirim kapal perang ke Asia Tenggara untuk menjalani tugas secara berkala. Pada 16 Oktober lalu, militer AS mengirim USS Coronado untuk bertugas di Asia Tenggara dengan basis di Singapura.
![]()
Kapal Perang Pesisir USS Coronado (U.S. Navy photo by Petty Officer 2nd Class Joshua Fulton/Released)
“Kapal ini beroperasi dari Singapura untuk bekerja sama dan berlatih dengan para mitra Angkatan Laut di kawasan ini,” kata Gabrielson. USS Coronado merupakan kapal perang tipe LCS (Kapal Perang Pesisir), yang termasuk salah satu kapal tercanggih di Armada ke-7 Angkatan Laut AS.
Menurut Gabrielson, saat ini AS baru mengirim satu kapal LCS ke Asia Tenggara yang bertugas selama periode tertentu. Direncanakan mulai 2018, akan ada empat kapal LCS yang dikerahkan ke kawasan.
