Melalui Surat PM Israel Sebut Rakyat Iran Terbelenggu Tirani
- Youtube
Ia lalu menambahkan, "Rezim itu kejam, namun rakyatnya tidak. Rezim ini agresif, namun rakyatnya hangat. Saya merindukan hari di mana rakyat Israel dan rakyat Iran bisa kembali saling mengunjungi satu sama lain secara bebas di Teheran dan Esfahan, di Yerusalem dan Tel Aviv."
Pada bagian penutup, Netanyahu menyampaikan keinginannya. "Kelompok fanatik tak boleh menang. Kekejaman mereka tidak boleh menaklukkan kasih sayang kita. Dua rakyat kami bisa bekerja sama demi masa depan yang lebih damai dan penuh harapan bagi kita semua. Kita harus menghentikan teror dan tirani, kita harus menjamin bahwa kebebasan dan persahabatan akan menang suatu hari nanti."
Kementerian Luar Negeri Iran menanggapi surat dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Diberitakan oleh Al Arabiya, Rabu, 24 Januari 2017, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi mengatakan pada wartawan dalam sebuah konferensi pers pada Senin bahwa, "Netanyahu harus menghentikan pembantaian terhadap rakyat Palestina, dan tidak berbicara tentang Iran, rakyat Iran atau insiden Plasco, " ujarnya.
